Kesal Gerobaknya Ditabrak, Tukang Es Buah Tusuk Pemotor hingga Tewas di Bekasi

Jonathan Simanjuntak ยท Rabu, 25 Mei 2022 - 06:52:00 WIB
Kesal Gerobaknya Ditabrak, Tukang Es Buah Tusuk Pemotor hingga Tewas di Bekasi
Seorang pengendara motor bernama Nadi (43) tewas tewas ditusuk pedagang es buah di Kampung Pulo Kapuk RT 2/52, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

BEKASI, iNews.id - Seorang pengendara motor bernama Nadi (43) ditemukan tewas bersimbah darah di Kampung Pulo Kapuk RT 2/52, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Nadi tewas di tangan tukang es buah yang kesal lantaran gerobaknya ditabrak.

Kapolsek Cikarang Timur, Kompol Mustakim membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya insiden terjadi pada Selasa (24/5/2022) sore.

"Kejadian jam 17.30 WIB, TKP di pinggir jalan. Pelakunya pedagang es buah," kata Mustakim di Bekasi, Rabu (25/4/2022).

Mustakim menjelaskan kejadian bermula saat Nadi dan temannya tengah melintas dengan sepeda motor di dekat lokasi. Diduga karena mabuk, korban dan temannya kemudian menabrak gerobak dagangan milik pelaku.

"Pelaku sempat ditabrak dulu oleh korban, kemudian terjadi cekcok mulut yang berujung perkelahian," ucap Mustakim.

Diduga karena kesal tak tertahankan, pelaku kemudian mengambil senjata tajam yang disimpan di gerobaknya. Korban dan temannya sempat berupaya untuk kabur ketika mengetahui pelaku memegang senjata tajam.

"Korban lari ya, karena dia boncengan berdua. Pas lari ke motor temannya dari belakang, sempat turun, naik lagi ke motor, ditusuk lah dari belakang oleh pelaku," ucap Mustakim.

Nadi diketahui mengalami dua luka tusuk di punggung dan satu di tangan kiri. Nyawa Nadi tak tertolong setelah sempat dilarikan ke klinik dan rumah sakit.

"Korban sempat dibawa ke klinik, lalu ke RS, pas sampai sana baru meninggal. Bukan meninggal di TKP,” tuturnya.

Mustakim mengatakan pelaku kabur usai melakukan aksinya. Polisi, saat ini pun masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Masih dalam pengejaran," katanya.

Editor : Rizal Bomantama

Bagikan Artikel: