Keterisian Tempat Tidur Isolasi di RS Rujukan Covid di Jakarta Sentuh 87 Persen
JAKARTA, iNews.id - Kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta naik tajam. Kondisi itu berdampak pada kapasitas Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 yang mulai penuh.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti menyebut keterisian tempat tidur isolasi harian (ruang rawat inap) maupun ruang ICU di 98 RS Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta cenderung meningkat.
Padahal, Pemprov DKI Jakarta telah menambah tempat tidur isolasi dari 6.663 menjadi 7.379 tempat tidur isolasi dalam satu minggu terakhir. Kapasitas tempat tidur isolasi tersebut sudah menyentuh persentase 87 persen dengan telah ditempati 6.385 pasien isolasi.
“Untuk kondisi ruang ICU per 3 Januari 2021, kita telah menambah kapasitasnya menjadi 960 dan telah terisi 762. Sehingga, kini kapasitasnya sudah mencapai 79 persen, turun 1 persen dari dua minggu sebelumnya di mana persentase keterisiannya 80 persen, karena kapasitas ICU saat itu masih 907 dan terisi 722,” katanya, Minggu (4/1/2021).
Widyastuti meminta agar momen pascalibur Natal dan Tahun Baru diwaspadai. Pasalnya, incidence rate (IR) naik dan RW Rawan juga naik dari 21 RW menjadi 55 RW.
Sementara itu, kata dia, nilai reproduksi efektif (Rt) yang menjadi indikasi tingkat penularan di masyarakat menunjukkan skor 1,06 per 2 Januari 2021. Angka tersebut relatif sama dari skor pekanan sebelumnya, yaitu 1,07 (26/12/2020) dan 1,06 (19/12/2020).
"Nilai Rt harus berada di bawah 1 agar wabah Covid-19 terkendali dengan baik," kata Widyastuti.
Editor: Rahmat Fiansyah