Ketua DPRD: 20 Persen Kinerja PNS Pemprov DKI Asal Bapak Senang

Wildan Catra Mulia ยท Sabtu, 22 Juni 2019 - 19:30 WIB
Ketua DPRD: 20 Persen Kinerja PNS Pemprov DKI Asal Bapak Senang

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membeberkan rangkaian prestasi selama memimpin Ibu Kota pada HUT ke-492 Kota Jakarta. Salah satu prestasinya itu adalah prestasi yang diperoleh masing-masing dinas di jajaran Pemprov DKI Jakarta.

Namun, sederetan prestasi itu bukan berarti tanpa kritik. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menilai kinerja kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI masih buruk.

Pria yang akrab disapa Pras ini mengungkapkan, ada 20 persen PNS di lingkungan Pemprov DKI yang memiliki kinerja buruk. Kinerja para PNS tersebut bisa diistilahkan asal bapak senang ABS.

"Adalah 20 persen PNS yang (kerjanya) asal bapak senang," katanya saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta Sabtu (22/6/2019).

BACA JUGA:

HUT Ke-492 Kota Jakarta, Anies Beberkan Prestasi Selama Memimpin Ibu Kota

Tari Sirih Kuring, Palang Pintu dan Musik Betawi Ramaikan Paripurna DPRD DKI

Anies: Wajah Baru Jakarta Tak Cuma Pembangunan Fisik, tapi Juga Fasilitas Publik

Walaupun mengkritik kinerja PNS, Pras tetap mengakui pembangunan di Jakarta saat ini sudah membaik dan dapat dirasakan langsung masyarakat. Namun, dia menyebut ada beberapa titik yang memang harus dibenahi.

"Kalau prinsipnya ini pembangunan sudah mulai membaik. Kemarin saya mau sikapi masalah aspal di Jakarta, anggaran harus di-layer, tapi saya lihat udah di-layer semua," tuturnya.

Selain pembangunan, Pras menambahkan, komunikasi antara eksekutif dan legislatif saat ini juga berjalan sangat baik. Dia berharap komunikasi yang bagus ini dapat terus terjaga ke depannya.

"Komunikasi antara legislatif dengan eksekutif sekarang berjalan dengan baik. Mudah-mudahan ke depan lagu setelah HUT Jakarta ini makin membaik," ujarnya.

Pras berpesan agar Pemprov DKI Jakarta tetap memaksimalkan serapan anggaran meski berhasil mendapatkan opini WTP (wajar tanpa pengecualian) dari BPK. "Jangan dapat WTP tiba-tiba serapannya jatuh lagi," katanya seraya mengingatkan.

Sebelumnya Gubernur Anies Baswedan sempat membeberkan berbagai prestasi yang berhasil direngkuh Pemprov DKI selama kepemimpinannya. Adapun, prestasi yang dibanggakan tersebut salah satunya adalah prestasi opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) DKI Jakarta yang diaraih dua kali beruntun.


Editor : Djibril Muhammad