Kota Depok dan Kota Bekasi Ingin Masuk DKI, Anies: Kenapa pada Ingin Gabung?

Wildan Catra Mulia ยท Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:53 WIB
Kota Depok dan Kota Bekasi Ingin Masuk DKI, Anies: Kenapa pada Ingin Gabung?

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id – Gubernur Anies Baswedan menanggapi soal beberapa kota yang ingin bergabung ke dalam Provinsi DKI Jakarta. Dia menyebutkan, selama ini kota-kota penyangga di sekitar Ibu Kota, yaitu Tangerang, Bekasi, Depok, dan Bogor secara tak langsung sebenarnya memang sudah bergabung dengan Jakarta.

“Baiknya gimana ya? Kenapa pada ingin gabung? Kita maju bersama ya, kita? Begini, secara perekonomian memang kawasan (daerah penyangga dan Jakarta) ini sudah terintergrasi. Secara perekonomian itu kenyataannya,” katanya di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Anies mengaku selama ini pihaknya dalam mengatur upah minimum kerja bagi buruh di Jakarta juga melihat besaran jumlah yang diterapkan di kota-kota penyangga tersebut. “Bahkan kami juga di Jakarta ketika menentukan upah sektoral, itu melihat kesamaan antar wilayah untuk membuat sektor-sektor itu memiliki upaya yang sama,” tuturnya.

“Karena misalnya ada gerai yang sama, satu buka di Jakarta Timur terus menyeberang perbatasan jadi Bekasi, itu kita samakan, karena memang sudah terintergrasi,” ujarnya.

Kendati demikian, Anies mengaku, adalah kewenangan pemerintah pusat untuk menentukan kota-kota tersebut harus masuk kedalam provinsi mana nantinya jika ada perubahan administrasi. Yang pasti, pihaknya bakal menerima dan menjalankan semua keputusan sesuai dengan aturan dan ketentuan.

“Apabila pemerintah pusat memutuskan ada perubahan dalam pembagian tata pemerintahan, kami akan taat. Apabila pemerintah pusat merasa ini tetap seperti sekarang, kami juga taat. Bagi kami tidak perlu beropini, karena itu keputusannya bukan wewenang DKI, itu wewenangnya pusat,” katanya.

Beberapa daerah yang ingin bergabung ke dalam Provinsi DKI Jakarta yaitu Kota Depok dan Kota Bekasi yang sampai hari ini menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat. Bahkan, kepala daerah di dua kota itu sudah ada yang menyatakan memilih dimasukkan ke dalam wilayah DKI Jakarta daripada harus berada di bawah naungan provinsi baru.


Editor : Ahmad Islamy Jamil