Dia menuturkan, petugas akan melakukan pengaturan arus kendaraan, termasuk memberikan prioritas pada jalur angkutan umum agar operasional Transjakarta tetap optimal.
“Kami pastikan personel Dishub siaga untuk membantu mengurai kepadatan dan mengarahkan pengendara. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam melakukan perjalanan,” katanya.
Adapun layanan Transjakarta yang melewati kawasan Jalan TB Simatupang meliputi:
BRT Transjakarta
- Koridor 8 (Lebak Bulus – Pasar Baru)
Non-BRT Transjakarta
- D21 (UI – Lebak Bulus)
- D41 (Lebak Bulus – Sawangan via Tol Desari)
- 7A (Lebak Bulus – Kampung Rambutan)
- 7E (Ragunan – Kampung Rambutan)
- S21 (Ciputat – CSW)
- S22 (Ciputat – Kampung Rambutan)
- 6H (Lebak Bulus – Senen)
Royaltrans
- S12 (BSD – Fatmawati)
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengakui bahwa kemacetan yang kerap viral dan menjadi kritikan warganet di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan memang parah. Hal itu dilontarkannya usai bereksperimen bersama sopir pribadinya untuk mengecek langsung kemacetan di TB Simatupang.
Dia pun meminta Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP turun ke lapangan. Bahkan Dia meminta Satpol PP menertibkan oknum pak Ogah yang memanfaatkan kemacetan TB Simatupang untuk meraih cuan.
"Koordinasi Dinas Bina Marga dan Dinas Perhubungan ini sangat-sangat penting di lapangan, Dinas Perhubungan, Satpol PP itu nampak di permukaan. Saya tidak mau di lapangan ada lagi Pak Ogah gak boleh ada lagi saya mohon Satpol PP ditertibkan," ucap Pramono dalam laman Instagram @pramonoanungw dikutip, Selasa (19/8).