Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Massa BEM UI Bersihkan Sampah di Titik Demo Dukuh Atas
Advertisement . Scroll to see content

Massa Demo BEM UI Mulai Bubarkan Diri, Tinggalkan Dukuh Atas Menuju Senayan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:32:00 WIB
Massa Demo BEM UI Mulai Bubarkan Diri, Tinggalkan Dukuh Atas Menuju Senayan
Sebagian massa demo BEM UI mulai membubarkan diri dari Dukuh Atas menuju Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026). (Foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) dan aliansi mahasiswa mulai membubarkan diri dari kawasan Dukuh Atas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026). Mereka sebelumnya menggelar demonstrasi di kawasan tersebut.

Pantauan di lokasi, mahasiswa mulai meninggalkan titik aksi di depan Gedung UOB arah Bundaran Hotel Indonesia (HI) sekitar pukul 18.00 WIB.

Sebagian besar mahasiswa terlihat mengenakan almamater kuning khas UI. Sementara itu, sejumlah mahasiswa lainnya tampak mengenakan almamater berwarna biru dan hijau.

Mereka kemudian berjalan meninggalkan lokasi demo ke arah Senayan. Namun, mobil komando dan sebagian mahasiswa lainnya masih bertahan di depan barikade polisi.

Mahasiswa yang masih berada di lokasi terlihat memutar musik dan mengibarkan sejumlah bendera.

Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman arah Bundaran HI masih ditutup oleh polisi. Pagar besi dan barikade juga masih terpasang menutupi badan jalan.

Penutupan dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan massa sekaligus menjaga keamanan di sekitar lokasi aksi.

Diketahui, mahasiswa BEM UI berencana menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI. Namun, massa tertahan di kawasan Dukuh Atas setelah diadang aparat kepolisian.

Dalam aksi tersebut, BEM UI membawa sejumlah tuntutan kepada pemerintah, di antaranya pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), pelaksanaan reforma agraria, serta penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).

Mahasiswa juga menuntut evaluasi sejumlah program pemerintah.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut