Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji
Advertisement . Scroll to see content

Demo Besar-besaran Pelajar di Prancis Ricuh, 1.900 Orang Ditangkap

Jumat, 02 Oktober 2026 - 21:32:00 WIB
Demo Besar-besaran Pelajar di Prancis Ricuh, 1.900 Orang Ditangkap
Demo pelajar di Prancis meluas hingga memicu bentrokan dan pembakaran. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

PARIS, iNews.id - Gelombang demonstrasi pelajar sekolah menengah di Prancis meluas hingga memicu bentrokan dengan polisi, pembakaran, dan kerusakan fasilitas. Kementerian Dalam Negeri Prancis melaporkan lebih dari 1.900 orang ditangkap pada Kamis (1/10/2026), sementara 305 petugas terluka dalam rangkaian kerusuhan tersebut.

Aksi protes yang awalnya berlangsung di wilayah Paris pekan lalu kini menyebar ke berbagai daerah, termasuk kota-kota kecil. Pada Jumat (2/10/2026), demonstrasi kembali diwarnai vandalisme, pembakaran sampah, serta bentrokan antara remaja dan aparat kepolisian.

Polisi antihuru-hara bergerak membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata, menggunakan tongkat pemukul, dan melakukan penangkapan. Menjelang sore, Kementerian Pendidikan melaporkan aksi tersebut telah berdampak pada 560 sekolah.

Gelombang demonstrasi ini mengejutkan Prancis karena berlangsung hanya sekitar sebulan setelah tahun ajaran baru dimulai. Aksi tersebut muncul di tengah berbagai persoalan yang dihadapi negara itu, mulai dari tekanan keuangan hingga persaingan politik menjelang pemilihan presiden.

Para siswa memprotes sejumlah persoalan pendidikan, termasuk minimnya sumber daya sekolah, fasilitas yang rusak, dan kekurangan staf. Mereka juga menyoroti jam belajar yang panjang serta sistem penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi yang dinilai rumit.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut