Mayoritas Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Luka Memar hingga Patah Tulang
BEKASI, iNews.id - RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi menangani puluhan korban kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Puluhan korban telah dirawat intensif untuk memulihkan kondisi tubuhnya.
Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, dr Ellya Niken Prastiwi menyampaikan, korban kecelakaan mayoritas mengalami luka memar hingga patah tulang pada bagian kaki dan tangan. Selain itu, sejumlah korban dengan kondisi parah saat ini telah menjalani operasi.
"Ada yang dioperasi, kemudian juga persiapan operasi, ada yang patah tulang, ada di beberapa bagian. Tangan, kaki, demikian," ucap Ellya kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).
"Yang sudah mendapatkan rawat inap untuk dikelola lebih lanjut, ada yang operasi, ada yang diobservasi, itu kurang lebih 17 orang dan sudah ditempatkan di ruang Bougenville," tuturnya.
Gerak Cepat! Prabowo Kunjungi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Perintahkan Investigasi
Dia menuturkan, dari jumlah keseluruhan korban yang sebelumnya mendapatkan penanganan, sebanyak 15 pasien telah diperbolehkan pulang. Sebab, kondisi pasien dinyatakan membaik dan bisa menjalani perawatan rawat jalan.
9 Perjalanan KA Daop 6 Yogyakarta Dibatalkan Dampak Tabrakan Kereta di Bekasi Timur