Modus Baru Perampokan Minimarket di Kembangan Jakarta Barat

Sindonews ยท Rabu, 27 Mei 2020 - 01:19 WIB
Modus Baru Perampokan Minimarket di Kembangan Jakarta Barat

Ilustrasi perampokan. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkap modus baru perampokan minimarket Indomaret di Ruko Rice Place, Jalan Raya Meruya Ilir, RT 08/07, Kembangan, Jakarta Barat, Senin, 25 Maret 2020. Modus pelaku berpura-pura buang air di toilet minimarket tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Kembangan, AKP Niko Purba mengatakan, pelaku datang seperti pengunjung biasanya yang hendak membeli produk di minimarket tersebut. Selanjutnya pelaku berpura-pura ke toilet dengan alasan ingin buang air besar.

Ketika minimarket akan tutup, salah satu karyawan menghampiri pelaku di toilet. Di saat itu pelaku mengeluarkan senjata api dan menodongkannya.

"Pelaku menggunakan airsoft gun dan meminta karyawan minimarket untuk menyerahkan seluruh uang hasil penjualan hari itu," kata Niko kepada wartawan Selasa (26/5/2020).

Di bawah todongan senjata api, karyawan minimarket pun menyerahkan uang yang nilainya mencapai Rp26 juta. "Keterangan saksi, para pelaku sempat melepaskan tembakan sebanyak tiga kali. Dari TKP kami temukan peluru Gotri," ujarnya.

Polsek Kembangan, menurut Niko, masih menyelidiki kasus tersebut dan memburu para pelaku yang diduga lebih dari satu orang tersebut. Adapun ciri-ciri pelaku telah diketahui petugas berdasarkan keterangan saksi-saksi.

Sementara perampokan minimarket juga terjadi di Jalan Palmerah Barat III, Jakarta Barat pada Senin, 25 Mei 2020 malam. Yang mengejutkan, ternyata lokasi perampokan berdekatan dengan Polsek Palmerah.

Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto membenarkan peristiwa tersebut. "Benar kejadiannya. Pelaku mengambil rokok 50 slop dan alat komestik," katanya di Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Selain membawa rokok 50 slop dan kosmetik, pelaku juga menggondol uang Rp200.000 dari meja kasir. Pelaku, menurut Supriyanto, mencoba masuk dari pintu depan "rolling door" dengan merusak gembok minimarket tanpa penjagaan.

Editor : Djibril Muhammad