Mudik Lebaran Akhirnya Dibolehkan Lagi, Ini Kekhawatiran yang Dirasakan Sopir-Sopir Bus
"Kalau dulu Rp100.000, setiap jalan itu. Kalau Lebaran sekarang cuman dikasih Rp30.000. Mau penuh sepi enggak ada bedanya, jadi kalau sistem gaji segitu, tetap saja gaji segitu," ucapnya.
Rian menambahkan ongkos tersebut dia dapatkan seusai mengantar penumpang sekali jalan.
"Jadi itu satu kali jalan. Jadi misalnya dari Tasik terus balik ke Jakarta baru dikasih gaji sama uang tambahan Rp30.000 itu," tuturnya.
Kendati demikian, Menurut Rian, meskipun sudah terjadi lonjakan penumpang mudik di tiap-tiap terminal, hal itu tidak berimbas pada keuntungan sopir bus. Bahkan, kata Rian yang dia dapatkan hanya lelah saja berjibaku dengan kemacetan jalan.
"Gimana, ya. Menguntungkan sih enggak. Cuma di jalan jadi macet terus, makin capeknya itu saja. Jadi capeknya di macetnya doang, sih," ucap Rian.
Seperti diketahui sebelumnya, Kepala Regu Terminal Kampung Rambutan, Mulyono mengklaim per hari Senin (25/4/2022) kenaikan penumpang di Terminal Kampung Rambutan mencapai 100 persen. Mulyono mengatakan, kenaikan penumpang di Terminal Kampung Rambutan sudah terlihat sejak tanggal 23 April 2022. Bahkan, di hari Minggu jumlah penumpang bus yang berangkat mencapai 1.118 orang.
"Penumpang mudik yang menggunakan bus di Terminal Kampung Rambutan ini memang baru terlihat di tanggal 23 April 2022. Di mana, kalau kita bandingkan di hari-hari biasa penumpang sudah naik seratus persen," ujar Mulyono, Senin (25/4/2022).
Editor: Rizal Bomantama