New Normal, Pemkot Bogor Minta Protokol Kesehatan Siswa Diperketat
BOGOR, iNews.id - Pemangku kepentingan pendidikan di Kota Bogor menginginkan ada kepastian sistem protokol kesehatan di sekolah secara ketat ketika dibuka kembali pada tahun ajaran baru 2020-2021 atau pasca pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto akan mengajukan usulan tersebut ke pemerintah pusat. Dia mengaku tidak mau ambil resiko.
"Saya tadi mendengarkan banyak masukan dari semua pihak yang hadir. Kesimpulannya adalah semua pihak tidak mau mengambil resiko terlalu besar untuk masa depan anak-anak kita di sekolah," kata Bima Arya, Sabtu (30/5/2020).
Bima Arya menyimpulkan hal itu dari rapat terbatas dengan pihak terkait pendidikan se-Kota Bogor di SMP Negeri 5 Kota Bogor, di Kota Bogor, dengan agenda diskusi membahas rencana rencana aktivasi sekolah pada fase normal baru atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).
Rapat terbatas itu dihadiri antara lain, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fahrudin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno, Perwakilan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat di Bogor, Pengurus Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDI) Kota Bogor, Dewan Pendidikan Kota Bogor, Kelompok Kerja Kepala Sekolah, Komite Sekolah, serta pihak terkait lainnya dengan pendidikan.