Nurmansjah Unggul dari Riza Patria Versi Survei, Gerindra: Kita Buat Survei Tandingan

Riezky Maulana ยท Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:41 WIB
Nurmansjah Unggul dari Riza Patria Versi Survei, Gerindra: Kita Buat Survei Tandingan

Wakil Ketua DPD Gerindra DKI, Syarif. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Partai Gerindra DKI Jakarta tak ambil pusing dengan hasil survei yang dikeluarkan Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP). Dalam survei tersebut, calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Ahmad Riza Patria disebut kalah terkenal dibandingkan cawagub PKS, Nurmansjah Lubis.

Wakil Ketua DPD Gerindra DKI, Syarif mengatakan, partainya akan membuat survei tandingan sebagai jawaban atas survei LKSP. "Kalau masyarakat mengharapkan Bang Anca (Nurmansjah Lubis) ya bagus saja. Harusnya ada survei lagi, minggu depan kita survei lagi yang akan menangkan Riza Patria," ujarnya.

Syarif menyampaikan itu dalam diskusi Polemik MNC Trijaya bertajuk "Nanti Kita Cerita tentang Wakil Gbernur Hari Ini di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/2/2020). Dia pun menjabarkan deretan kelebihan wakil ketua Komisi V DPR itu.

Ahmad Riza Patria, Syarif menuturkan, pernah ikut Pilkada DKI Jakarta pada 2012 melawan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) dan empat pasangan calon lainnya. Saat itu, Riza maju sebagai calon independen berduet dengan Hendardji Soepandji.

"Dia punya fondasi. Dulu saya masih ingat di Tahun 2012, dia pernah maju sebagai calon independen. Artinya mengapa orang mencalonkan diri jadi calon? Ya karena dia punya pemikiran dan sumbangan untuk DKI. Jadi secara personal sudah ada hasrat untuk jadi pemimpin," katanya.

Kelebihan lainnya, masih menurut Syarif, Riza pernah menjabat Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) selama dua periode. Untuk wilayah DKI Jakarta, Riza terkenal dengan sifat yang mudah berbaur dengan semua kalangan.

"Di Jakarta kalau ada aktivis ditanya Ariza, enggak ada yang enggak kenal Ariza. Pasti kenal semua dari yang radikal sampai lunak. Semua kenal lah sama Ariza. Bahkan, yang keras pun ditundukkan Ariza," ujarnya.

Syarif optimistis Riza memenangkan pemilihan wagub DKI Jakarta yang digelar DPRD DKI Jakarta secara voting tertutup. Keyakinan itu melihat dukungan yang disampaikan beberapa partai politik (parpol) seperti Golkar.

Dengan dukungan Golkar, dia mengaku, dapat memudahkan Gerindra bergerilya mencari dukungan parpol lainnya di Parlemen Kebon Sirih. "Ditanya optimis ya pasti kita optimis. Sudah dinyatakan Golkar secara terbuka mendukung Gerindra dan partai lain yang sama irisannya dengan Gerindra juga," katanya.

Syarif menilai, survei tersebut dapat berpengaruh besar jika voting pemilihan wakil gubernur dilakukan secara terbuka. Namun, nyatanya voting sudah diputuskan dilakukan secara tertutup.

"Survei yang bagus ya. Begini, perdebatan kalau menyangkut soal survei saya mau menekankan dalam konteks voting terbuka dan tertutup. Andai kata pemilihan itu dilakukan secara terbuka, maka survei itu bisa simetris. Tidak bisa itu membuat teorisasi tentang hasil suara masyarakat dalam survei itu," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, disparitas tingkat keterkenalan alias popularitas keduanya itu terekam dari hasil survei terbaru. Perbedaan persentasenya mencapai angka 38.9 persen.

"Nama Nurmansjah Lubis ini lebih tinggi dan dikenal, sebanyak 55,4 persen, dibandingkan Bang Riza 16,5 persen," ujar peneliti Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP) Hafidz Muftysani, Sabtu (22/2/2020).


Editor : Djibril Muhammad