Pantau DKI Jakarta, Kota Bekasi Masih Pertimbangkan PSBB

Sindonews ยท Selasa, 07 April 2020 - 15:09 WIB
Pantau DKI Jakarta, Kota Bekasi Masih Pertimbangkan PSBB

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota Bekasi akan membahas kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk diterapkan di wilayahnya. Pembahasan segera dilakukan tim Gugus Tugas Penanganan Covid -19 pada Rabu (8/4/2020) dengan berbagai instansi vertikal di Kota Bekasi.

Jika dirasa perlu, Kota Bekasi bakal mengajukan PSBB kepada Gubernur Jawa Barat dan Kementerian Kesehatan.

“Kota Bekasi belum PSBB, kita lihat perkembangan DKI Jakarta,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Selasa (7/4/2020).

Rahmat menuturkan, pemerintah daerah masih mempertimbangkan situasi dan perkembangan Covid -19 di Kota Bekasi. Meskipun jumlah ODP, PDP, dan positif melonjak drastis pada pekan ini. Namun, sudah ada belasan warga positif Covid-19 dinyatakan sembuh.

Di sisi lain, angka kematian mengalami peningkatan. Senin (6/4) terdapat 38 angka kematian kemudian Selasa (7/4) terdata 42 angka kematian.

”Bahwa PSBB bukan perkara siap atau tidaknya, tapi berkenaan dengan perkembangan situasi kedaruratan pandemi Corona,” ujarnya.

Meski demikian, Kota Bekasi masih melakukan langkah - langkah pencegahan penyebaran Covid-19 dengan karantina wilayah terbatas, memantau pergerakan orang dan membantu Rukun Warga (RW) siaga.

”Kami juga sedang menyiapkan kebutuhan pokok masyarakat,” ucap wali kota Bekasi.

Berdasarkan data Covid-19 Kota Bekasi hingga Selasa (7/4), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 819 orang. Rinciannya ODP sebanyak 514 orang, PDP sebanyak 237 orang. Sedangkan yang positif 68 orang dan sembuh 13 orang.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq