Pasar Jaya Siapkan 20.000 Besek Bambu untuk Daging Kurban

Wildan Catra Mulia ยท Rabu, 31 Juli 2019 - 14:51 WIB
Pasar Jaya Siapkan 20.000 Besek Bambu untuk Daging Kurban

Perumda Pasar Jaya menyiapkan 20.000 besek bambu untuk daging kurban pada perayaan Idul Adha 1440 Hijriah. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Perumda Pasar Jaya menyiapkan 20.000 besek bambu pengganti kantong plastik sebagai wadah daging kurban pada perayaan Idul Adha 1440 Hijriah. Kebijakan itu juga sekaligus mendukung upaya pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, penjualan besek bambu akan dilakukan di 112 lokasi pasar yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta itu mematok harga jual Rp2.000 perbesek.

"Penggunaan kantong plastik pada makanan bisa berpotensi kepada sejumlah jenis penyakit, selain itu kantong plastik juga sangat sulit terurai, karena itulah di sini Pasar Jaya mengambil alternatif untuk menjual besek bambu," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (31/7/2019).

Arief menuturkan, besek bambu diharapkan bisa menjadi salah satu kampanye mengurangi sampah plastik. Seperti diketahui sampah yang tak dapat terurai dalam waktu singkat itu setiap harinya masih cukup tinggi di wilayah DKI Jakarta.

Pasar Jaya, dia menambahkan, sudah sejak lama melakukan sosialisasi pengurangan sampah plastik kepada pedagang dan juga para pengunjung. "Sebelumnya sudah dilakukan dengan tidak menyediakan kantong plastik untuk KJP. Nah, untuk kurban ini kita jual besek bambu. Diharapkan penggunaan kantong plastik ini bisa terus berkurang ke depannya," tutur Arief.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta saat pembagian daging kurban di Hari Raya Idul Adha nanti tidak menggunakan kantong plastik. Menurut dia, daging kurban yang akan dibagikan pada Idul Adha 2019, bakal menggunakan besek yang terbuat dari bambu sebagai wadah.

Hal itu merupakan salah satu strategi Pemprov DKI untuk terus mengurangi kemasan sekali pakai, seperti kantong plastik yang tidak ramah terhadap lingkungan. "Tahun ini kita menggalakkan agar kita menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan," ujar Anies di Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Selasa, 30 Juli 2019.

Editor : Djibril Muhammad