Pasca Pengerusakan Mapolsek Ciracas, Pangdam Jaya Pastikan TNI-Polri Tetap Solid

Riezky Maulana ยท Kamis, 03 September 2020 - 17:06 WIB
Pasca Pengerusakan Mapolsek Ciracas, Pangdam Jaya Pastikan TNI-Polri Tetap Solid

Pangdam Jaya TNI AD Mayjen TNI Dudung Abdurachman (Foto: iNews/Riezky Maulana)

JAKARTA, iNews.id - Panglima Daerah Komando Militer Jaya/Jayakarta (Pangdam Jaya) TNI AD Mayjen TNI Dudung Abdurachman memastikan TNI-Polri di ibukota tetap solid pasca pengerusakan dan penyerangan Mapolsek Ciracas, Sabtu (29/8/2020) dini hari. Menurutnya, pengerusakan Mapolsek Ciracas sebagai dampak daripada para oknum TNI yang mendapatkan informasi salah.

Dudung kembali menegaskan ketika kejadian, sama sekali tidak terjadi bentrokan antara TNI-Polri.

"Sebetulnya pada kerusuhan itu tidak ada bentrok antara TNI-Polri, TNI dan Polri di wilayah Jakarta masih solid. Tidak ada bentrok, Polsek Polisi yang dirusak sebagai dampak dari kerusahan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab mendapatkan informasi salah," kata Dudung saat konferensi pers di Mapuspomad, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020). 

Dia menjelaskan, tidak ada sama sekali perlawanan dari kepolisian saat tragedi penyerangan tersebut terjadi. Menurutnya, ketika kejadian berlangsung, beberapa personel polsek baik dari Polsek Pasar Ciracas maupun Pasar Rebo sedang berjaga.

"Pada saat terjadi pengeroyokan atau perusakan di polsek itu, baik di Polsek Pasar Rebo dan Polsek Ciracas sama sekali tidak ada perlawanan. Jadi ada sebagian, ada beberapa orang yang berjaga saat itu dan sasarannya hanya kaca dan kendaraan-kendaraan yang diparkir," katanya.

Dia menuturkan, TNI-Polri melakukan sejumlah cara untuk menjaga solidaritas tersebut. Dudung mengatakan, caranya antara lain, nantinya kedua pihak akan melakukan dinas malam dan melakukan patroli bersama. 

"Kita akan melakukan dinas malam bareng. Jadi ada anggota polsek dan Koramil yang sama-sama berdinas di  masing-maskng satuan, kita melakukan patroli bersama. Saya garis bawahi TNI-Polri sampai saat ini masih solid," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq