Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Selidiki Sumber Asap Tambang Emas di Bogor
Advertisement . Scroll to see content

Pemkot Bogor Belum Buka Mal, Ini Penjelasan Bima Arya

Selasa, 17 Agustus 2021 - 17:26:00 WIB
Pemkot Bogor Belum Buka Mal, Ini Penjelasan Bima Arya
Wali Kota Bogor Bima Arya angkat bicara terkait belum dibukanya mal di Kota Bogor, Jawa Barat. (Foto: MNC Portal Indonesia/Putra Ramadhani Astyawan)
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat hingga kini belum mengizinkan mal untuk buka. Wali Kota Bogor Bima Arya angkat bicara terkait hal itu.

Dia mengatakan Kementerian Perdagangan menyebut tingkat keterawatan pasien covid-19 yang masih tinggi menjadi alasan mal di Bogor belum dibuka.

"Saya komunikasi dengan Pak Dirjen Kementerian Perdagangan Dalam Negeri, dari tiga indikator masih ada satu  indikator yaitu tingkat keterawatan di rumah sakit yang masih agak tinggi," kata Bima ditemui di Lapas Paledang Kota Bogor, Selasa (17/8/2021).

Akan tetapi, Bima menyampaikan pandangan yang berbeda. Menurutnya, masih tingginya angka tersebut karena pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit juga berasal dari luar wilayah Kota Bogor.

"Saya menyampaikan pandangan berbeda, di rumah sakit itu yang dihitung juga pasien dari luar warga Kota Bogor. Sementara pembaginya tetap pembagi Kota Bogor, jadi agak tinggi angkanya," ucapnya.

Karena itu, pihaknya meminta kepada pemerintan untuk melakukan evaluasi terkait metode perhitungan. Tujuannya agar angka tersebut membaik dan Kota Bogor masuk dalam pelonggaran aturan PPKM seperti wilayah aglomerasi Jabodetabek lainnya.

"Jadi saya minta agar dipertimbangkan untuk, dihitung ulang metodenya sehingga skor Kota Bogor lebih membaik. Saya sudah sampaikan saran saya untuk mengubah atau mengevaluasi metode perhitungannya agar Kota Bogor bisa ke level 3 atau yang lain karena kabupaten (Bogor) sudah. Karena kabupaten pembaginya banyak saya kira ada sesuatu yang harus dievaluasi dan pak Dirjen menyampaikan akan melakukan pembahasan itu hari ini," tutur Bima.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut