Pemprov DKI Raih Penghargaan Penyelenggara Pelayanan Publik Terbaik
JAKARTA, iNews.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meraih penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima (Nilai A). Penghargaan diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Usai menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menpan RB Syafruddin di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (27/11/2018), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulilah hari ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Pusat. Kali ini DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta mendapatkan Penghargaan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia. Kita nomor satu dari 32 provinsi dan ini adalah sebuah prestasi kerja luar biasa dari seluruh jajaran,” kata Anies, Selasa (27/11/2018).
Atas capaian itu, Anies meminta DPMPTSP tidak langsung puas diri. Penghargaan tersebut harus menjadi pemicu untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat.
“Saya ingin sampaikan apresiasi bahwa ini bukan berarti kerja kita telah selesai. Justru ini tantangan untuk kita mempertahankan bahwa tahun ini kita mendapatkan yang terbaik. Kita akan terus bekerja keras, kerja cerdas, sehingga prestasi kita ini dapat terus lebih baik,” ucap Anies.
Kepala DPMPTSP DKI Jakarta Edy Junaedi menilai, capaian sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima (Nilai A) itu bagian dari apresiasi pemerintah pusat kepada seluruh jajaran DPMPTSP DKI yang telah bekerja tanpa lelah memberikan yang terbaik bagi warga Ibu Kota.
“Tentunya ini adalah hasil kerja tanpa lelah seluruh jajaran DPMPTSP dari tingkat provinsi sampai tingkat kelurahan dengan komitmen amanah, dedikasi sepenuh hati memberikan pelayanan nyata bagi warga Ibu Kota,” ujar Edy.
Pada kesempatan tersebut, Menpan RB Syafruddin menuturkan, pelayanan publik dewasa ini menuntut lebih mengutamakan kepuasan pengguna layanan (customer driven government). Idealnya, pemerintah harus berjalan seiring dengan kehendak publik, sehingga fokus pelayanan digeser dengan menempatkan pelanggan sebagai pengemudi (putting the customer in the driver seat) atau masyarakat yang menentukan apa yang perlu dilakukan dan kemana arah kinerja pemerintahan dituju.
“Inilah marwah pemerintah yang melayani di era demokratisasi saat ini, pelayanan publik menjadi ruh-nya,” tutur Syarifuddin.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto