Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Akui Jakarta Banjir Tiap Curah Hujan Tinggi: Kami Sudah Siap Tangani!
Advertisement . Scroll to see content

Pemprov DKI Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi 30.774 Orang, 709 Bus Disiapkan

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:49:00 WIB
Pemprov DKI Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi 30.774 Orang, 709 Bus Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menambah kuota mudik gratis tahun ini. Keputusan ini merujuk pada tingginya antusiasme masyarakat dengan mengerahkan 709 bus

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menuturkan, awalnya kuota hanya dipatok untuk 26.000 orang, namun setelah proses verifikasi, angka tersebut melonjak drastis. 

"Jumlah pemudiknya mengalami kenaikan. Yang awalnya hanya kita perkirakan 26.000, tetapi karena antusiasme yang tinggi, sekarang yang sudah terverifikasi dan kita sepakati jumlahnya menjadi 30.774 pemudik," ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/3/2026). 

Peningkatan ini diikuti dengan penambahan armada bus demi mengakomodasi warga. Keberangkatan sendiri dipusatkan di Monas pada 17 Maret 2026. 

"Jadi sekarang 709 bus yang dipersiapkan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Itulah yang tadi diputuskan dalam rapat," kata dia.

Selain mudik gratis keluar kota, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan kemudahan bagi warga yang tetap merayakan Lebaran di Jakarta. 

"Mudik ke Jakarta tetap, kami sudah putuskan di hari H, apakah 1 hari, 2 hari Idul Fitri, kita gratiskan transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta," ujarnya.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo menegaskan, pendaftaran sudah ditutup karena kuota telah penuh berdasarkan hasil verifikasi. Dia juga mengingatkan warga untuk tidak mencoba peruntungan datang mendadak di hari keberangkatan. 

"Tidak ada lagi pengumuman karena keseluruhannya sudah didata dan sudah terverifikasi. Jadi kalau Jakarta, semuanya harus terverifikasi. Kita hanya memberangkatkan yang sudah terverifikasi. Jadi nggak ada yang mendadak-mendadak," ucap Syafrin. 

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut