Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zona 4 TPST Bantargebang Ditutup Imbas Longsor, Pengiriman Sampah dari Jakarta Terganggu
Advertisement . Scroll to see content

Pemprov DKI Tutup Sementara Jalur 4A TPST Bantargebang usai Longsor, Pengiriman Sampah Dialihkan

Senin, 09 Maret 2026 - 12:41:00 WIB
Pemprov DKI Tutup Sementara Jalur 4A TPST Bantargebang usai Longsor, Pengiriman Sampah Dialihkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa jalur Zona 4A TPST Bantargebang ditutup sementara usai gunung sampah longsor, Minggu (9/3/2026). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa jalur operasional zona 4A Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang ditutup sementara usai gunung sampah di area tersebut longsor pada, Minggu (9/3/2026). Pengirim sampah ke lokasi tersebut tetap berjalan, namun sementara ini dialihkan melalui jalur zona 3.

"Sebagai langkah mitigasi, layanan di Zona 4A ditutup sementara. Pengiriman sampah ke TPST Bantargebang diminimalkan operasionalnya, dialihkan ke Zona 3, serta disiapkan dua titik baru sambil dilakukan perapian," ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (9/3/2026).

Pramono menambahkan, sambil menunggu penanganan pascalongsor Zona 4A TPST Bantargebang, pihaknya menyiapkan Zona 3 dan dua zona baru untuk digunakan sementara.

"Harapan kami adalah untuk Zona 4 ini, 4A, segera bisa dipulihkan kembali," ucap Pramono.

Dalam kesempatan itu, Pramono menjelaskan insiden longsor ini dipicu adanya curah hujan tinggi melanda kawasan tersebut. Hujan deras diduga membuat struktur tumpukan sampah yang sudah menggunung mengalami pergeseran sliding, hingga akhirnya terjadi longsor. 

"Akibat hujan yang deras dan lama, dan tumpukan yang memang sudah tinggi menyebabkan terjadinya sliding atau longsor sehingga mengakibatkan korban empat orang," katanya.

Adapun, setelah kejadian longsor, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat sejak kemarin malam. Operasi ini untuk memastikan keselamatan petugas dan penanganan korban terdampak.

"Penanganan dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi, melibatkan Basarnas, Polda Metro Jaya, TNI, BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi, Damkar, serta aparat di wilayah setempat. dengan dukungan 19 ekskavator alat berat dan tujuh unit ambulans yang dioperasikan pada saat proses evakuasi," katanya.

Sebagai informasi, sebanyak delapan korban insiden longsor sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang , Kota Bekasi, Jawa Barat, ditemukan pada Minggu (8/3/2026) malam. 

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari mengatakan, delapan orang itu terdiri atas empat orang selamat dan empat lainnya tewas di lokasi.

"Data korban selamat ada empat orang, ditemukan meninggal dunia empat orang," ujar Desiana dalam keterangannya.

Sementara hingga saat ini masih ada lima orang yang dilaporkan hilang. Korban yang masih dicari di antaranya Riki, Hardianto, Ato, Dofir dan Mr X.

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di lokasi. Alat berat hingga anjing K9 juga dikerahkan untuk membantu pencarian korban.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut