Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Sebut Modifikasi Cuaca Pakai Dry Ice Bantu Urai Kabut Asap Karhutla, Jarak Pandang Membaik
Advertisement . Scroll to see content

Pemprov Jakarta Modifikasi Cuaca, Pramono Berharap Hujan Turun Paling Lambat Sabtu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22:00 WIB
Pemprov Jakarta Modifikasi Cuaca, Pramono Berharap Hujan Turun Paling Lambat Sabtu
Gubernur Jakarta Pramono Anung berharap modifikasi cuaca bersama BMKG dapat memancing hujan di Jakarta paling lambat Sabtu. (Foto: iNews/Ari Sandita)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengupayakan modifikasi cuaca bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk memancing hujan di Jakarta. Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi terhadap potensi cuaca buruk yang tengah melanda Jakarta.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, teknologi modifikasi cuaca (TMC) sebenarnya mulai dijadwalkan pada Rabu, 21 Oktober 2026. Namun, kondisi awan saat itu belum mendukung pelaksanaan penyemaian bahan untuk memicu hujan.

"Untuk modifikasi cuaca, mudah-mudahan hari ini awannya cukup untuk bisa dilakukan intervensi. Sebenarnya mulainya kemarin, tanggal 21, tetapi kemarin rupanya awannya belum cukup," ujar Pramono di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Pemprov Jakarta kini berharap kondisi atmosfer dalam beberapa hari ke depan memungkinkan proses modifikasi cuaca berjalan efektif. Pramono menargetkan hujan dapat turun dalam waktu dekat untuk membasahi wilayah Jakarta.

"Saya sangat berharap untuk hari ini dan besok, mudah-mudahan hari Sabtu paling lama sudah bisa turun hujan di Jakarta. Tentunya ini harapan kita semua," tuturnya.

Pramono menegaskan, upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan BMKG. Dia juga telah bertemu langsung dengan Kepala BMKG untuk membahas pengaturan teknis pelaksanaan modifikasi cuaca.

"Upaya yang kami lakukan ini bekerja sama dengan BMKG. Kebetulan beberapa hari yang lalu saya juga bertemu secara langsung dengan Kepala BMKG untuk pengaturan hal-hal yang bersifat seperti ini," katanya.

Upaya modifikasi cuaca ini diharapkan dapat membantu mengantisipasi kondisi cuaca yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada kondisi awan dan faktor atmosfer yang mendukung penyemaian.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut