Pemuda yang Curi Motor 50 Kali di Bekasi Berbekal Senpi Rakitan Revolver

Ari Sandita Murti, Antara ยท Selasa, 04 Agustus 2020 - 06:59 WIB
Pemuda yang Curi Motor 50 Kali di Bekasi Berbekal Senpi Rakitan Revolver

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Subdirektorat 3 Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menangkap pemuda berusia 19 tahun karena mencuri motor sebanyak 50 kali. Pemuda berinisial P alias O itu beraksi di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan dalam melakukan aksinya, P berbekal senjata api rakitan jenis revolver. Pelaku mengincar motor yang terparkir.

"Ini pencurian dengan pemberatan, perampasan dengan barang bukti senjata api rakitan jenis revolver, juga satu butir peluru dan ada beberapa kunci dan dua unit sepeda motor," ujarnya saat ekspos kasus di Mako Polda Metro Jaya, Senin (3/8/2020).

Yusri memaparkan, kasus ini terungkap setelah polisi menerima dua laporan terkait pencurian kendaraan bermotor di daerah Bekasi dan Cikarang pada Juni 2020. Atas laporan tersebut polisi menangkap satu orang tersangka berinisial P pada 23 Juli 2020.

Tersangka P mengaku beraksi bersama tiga orang lainnya yang kini dalam pengejaran polisi. "Tersangka inisial P alias O umur 19 tahun, tugasnya pemetik, tiga pelaku lainnya termasuk penadah ini masih dikejar, pertama E, AS, dan S. Tersangka S ini juga merangkap penadah," kata Yusri.

Kemudian saat diperiksa intensif penyidik Polda Metro Jaya, tersangka P mengaku sudah menggasak motor sebanyak 50 kali dan baru kali ini tertangkap. "Pengakuan tersangka dia sudah hampir 50 kali melakukan pencurian dan baru ini ditangkap," ucapnya.

Modus operadi komplotan ini adalah mencari motor terparkir di lokasi yang minim pengawasan seperti di tempat sepi, halaman toko dan indekos. Motor hasil kejahatan komplotan dijual tersangka dengan harga Rp2 hingga Rp2,5 juta per satu unit.

Akibat perbuatannya tersangka P alias O kini ditahan di Rutan Polda Metro Jaya dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara.

Editor : Djibril Muhammad