Penampakan Stasiun Gambir di Hari Pertama Larangan Mudik
JAKARTA, iNews.id - Kondisi di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat terlihat lengang di hari pertama larangan mudik. Larangan itu ditetapkan pemerintah sebagai bentuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).
Pantauan di lokasi, tak ada aktivitas di pintu keberangkatan. Pintu masuk ditutup petugas dengan pembatas agar tak ada orang yang berlalu lalang.
Pada bagian loket kereta api jarak jauh masih terlihat aktivitas. Sebanyak 6 loket dibuka untuk melayani masyarakat yang akan membatalkan tiket perjalanan mudik.
Salah satu pengguna layanan kereta api jarak jauh, Kustiman (55) harus membatalkan tiket perjalanan pulang perginya dari Jakarta ke Madiun, usai adanya larangan mudik yang di keluarkan pemerintah.
"Harusnya mudik dari Jakarta ke Madiun tanggal 24 Mei dan kembali dari Madiun ke Jakarta tanggal 30 Mei. Tetapi saya batalkan untuk mengikuti larangan pemerintah," katanya.
Kustiman mengaku hanya bisa ikhlas tak bertemu istri dan anaknya di kampung halaman. Namun dia mengambil sisi positif dari adanya larangan mudik tersebut.
"Ya perasaan sedih enggak ketemu keluarga. Enggak ketemu istri dan sanak keluarga, biasanya lebaran kumpul, tapi karena kebijakan pemerintah bagus daripada saya membawa virus, apalagi Jakarta kan zona merah," tuturnya.
Untuk mengobati rasa rindunya, Kustiman bakal memanfaatkan tekonologi untuk bisa bertatap muka dengan keluarganya saat lebaran nanti. "Paling saya pake video call handphone," ujarnya.
Berita lain bisa dibaca di Okezone.com: Hari Pertama Larangan Mudik, Begini Situasi Stasiun Gambir
Editor: Djibril Muhammad