Penembakan di Green Lake City Tangerang, Satpam dan Driver Ojol Terluka

Irfan Ma'ruf ยท Minggu, 21 Juni 2020 - 18:35 WIB
Penembakan di Green Lake City Tangerang, Satpam dan Driver Ojol Terluka

Petugas keamanan di Klaster Australia Green Lake City Tangerang terluka setelah ditabrak pelaku, Minggu (21/6/2020). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id – Polisi memburu kelompok yang mengumbar tembakan di Klaster Australia Green Lake City Tangerang, Banten, Minggu (21/6/2020). Berdasarkan keterangan saksi didapatkan nama pentolan kelompok pelaku.

Aksi kawanan bersenjata api itu terjadi pukul 12.30 WIB. Informasi dari kepolisian, pelaku mengendari empat mobil. Paling depan yakni Toyota Alya warna putih bernomor polisi B 253 SID.

Saat memasuki area Klaster Australia, mobil dihentikan petugas jaga untuk diminta untuk menunjukkan identitas. Namun salah satu orang dalam mobil turun dan langsung membuka portal.

Satpam tak berkutik karena seorang dalam mobil itu membuka jendela dan menodongkan senjata api. Selanjutnya mobil masuk diikuti tiga mobil lain yakni B 2394 AE, Toyota putih B 114 EVE dan B 8300 PG.

“Anggota jaga langsung menginformasikan seluruh jajaran security untuk meminta bantuan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Minggu (21/6/2020)

Usai beraksi di rumah nomor 52, iring-iringan mobil keluar. Mereka menabrak gerbang perumahan yang telah ditutup oleh petugas keamanan. Satpam bernama Aji Nugroho tertabrak pelaku.

Tidak hanya itu, kawanan kriminal itu juga mengumbar tembakan ke arah driver ojek online (ojol) di sekitar lokasi. Drivel ojol bernama Andriansyah terluka karena jempol kakinya terkena tembakan.

Polisi telah mendatangi lokasi kejadian dan mengumupulkan bukti-bukti. Para pelaku menyasar rumah Nuskey di Klaster Australia.

Catatan polisi, mobil warna putih bernomor polisi B 16 KEY dan Toyota Yaris B 8669 LJ milik Nuskey rusak. Selain itu, mobil Pajero Sport warna putih B 1373 BJV milik Tomi Sugiarto yang merupakan tetangga Nuskey juga dirusak pelaku.

“Masih dilakukan pengejaran. Nanti bila tertangkap segera diinformasikan,” kata Yusri

Editor : Zen Teguh