Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Pembunuhan Kacab Bank BUMN, 3 Oknum TNI Hadapi Tuntutan Besok
Advertisement . Scroll to see content

Penemuan Mayat Dijerat Kawat Gegerkan Warga Tanjung Duren

Selasa, 19 Desember 2017 - 01:36:00 WIB
Penemuan Mayat Dijerat Kawat Gegerkan Warga Tanjung Duren
Warga Kampung Rasa Sayang RT 01/RW 08 Tanjung Duren, Jakarta Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki penuh jeratan kawat di tubuhnya. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Warga Kampung Rasa Sayang RT 01/RW 08 Tanjung Duren, Jakarta Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki penuh jeratan kawat di tubuhnya. Diduga mayat tersebut korban pembunuhan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun iNews.id, mayat laki-laki ini diketahui bernama Ismail (30) asal Palembang, Sumatera Selatan. Jasad korban ditemukan dalam posisi telungkup dengan lilitan kawat di bagian leher hingga tubuh.

Tukidi, salah seorang warga di lokasi kejadian mengatakan, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh adik korban yang tinggal di Grogol, sekitar pukul 16.00 WIB. Karena Ismail belum bekerja, adiknya berencana mengajak korban bekerja. Tetapi saat pintu kamar kos korban diketuk, tidak ada yang menjawab.

“Terus adik korban minta tolong warga, setelah itu kami dobrak pintunya, dia sudah meninggal dalam posisi tengkurep,” tuturnya, Senin (18/12/2017).

Warga kemudian melaporkan peristiwa itu ke polisi. Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Tanjung Duren langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Tanjung Duren masih memeriksa keterangan beberapa saksi dari warga setempat. Jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Keramatjati untuk diotopsi.

Editor: Super Admin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut