Pengakuan Saepul usai Mutilasi Pria di Depok: Awalnya Undang Dia karena Butuh Teman Ngobrol
"Saya tak dorong, saya mau teriak, terus saya didorong dari tangga sama dia. Kan rumahnya dua lantai. Terus saya turun ke bawah kan, terus terlanjur didorong ke bawah saya ke bawah ambil pisau lah. Terus saya tusuk," ucapnya.
Setelah korban meninggal, Saepul mengaku memutilasi jasad Kunaefi agar lebih mudah dibawa keluar dari lokasi tanpa menarik perhatian warga.
“Karena susah bawanya, di situ kan ramai orang dan perumahan juga,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan, Saepul juga mengaku membuang potongan kaki korban di kawasan Jembatan Serong, Cipayung. Sementara pisau yang digunakan untuk membunuh serta pakaian yang dikenakannya dibuang di wilayah Pitara, Depok.
“Masih hafal lokasinya, nanti saya tunjukkan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Tim Khusus (Katimsus) 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, mengatakan hubungan antara pelaku dan korban hanya sebatas saling mengenal.
“Untuk hubungan antara pelaku dengan korban, itu hanya sebatas kenal sama kenal, tidak lebih,” kata Breggy.
Editor: Puti Aini Yasmin