Polisi Duga Ada Klinik Aborsi Lain di Sekitar Paseban dan Libatkan 50 Bidan

Irfan Ma'ruf ยท Selasa, 18 Februari 2020 - 15:46 WIB
Polisi Duga Ada Klinik Aborsi Lain di Sekitar Paseban dan Libatkan 50 Bidan

Ilustrasi aborsi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id – Polisi menduga ada klinik aborsi lain yang terkait dengan klinik yang belum lama ini dibongkar aparat Polda Metro Jaya di kawasan Paseban, Senen, Jakarta Pusat. Polisi juga mengejar sebanyak 50 bidan yang diduga terkait praktik aborsi di klinik itu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, menurut informasi dari warga sekitar, ada klinik lain yang juga melakukan praktik aborsi. Lokasinya berada tidak jauh dari lokasi klinik pertama yang digerebek polisi.

“Ternyata bukan hanya klinik (Paseban) aja. Ada informasi mereka (para pelaku) juga lakukan (praktik aborsi) di klinik yang ada di sekitar sana itu,” kata Yusri di Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Sejumlah klinik itu diduga masih berkaitan dengan klinik aborsi di Paseban lantaran menerima calon pemakai jasa dari klinik yang sama. Biasanya, jika klinik di Paseban sedang ramai, calon pasien yang tak tertampung akan dilimpahkan ke klinik-klinik lain itu.

Atas informasi tersebut, polisi pun tengah mengejar 50 bidan yang melakukan praktik aborsi di klinik-klinik itu. “Iya sekitar daerah sana. Mereka punya link masing-masing di Jakarta sini,” ucap Yusri.

Sejauh ini polisi baru mencokok tiga bidan dan telah ditetapkan sebagai tersangka yakni berinisial A, bidan berinisial RM, dan karyawan berinisial SI. Polisi minta diberi waktu terkait 50 bidan lain yang belum dicokok. Sampai sekarang pengejaran masih terus dilakukan. “Tim masih bekerja di lapangan,” ujarnya.

Sebelumnya, praktik klinik aborsi ilegal di daerah Paseban, Jakarta Pusat, terbongkar. Klinik disosialisasikan di website dengan nama Aborsi Paseban. Tercatat sudah 1.632 pasien yang mendatangi klinik aborsi ilegal itu, dengan rincian 903 pasien telah menggugurkan janin mereka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil