Polisi Inventarisasi Penambang Liar Penyebab Longsor Bogor

Felldy Utama ยท Sabtu, 18 Januari 2020 - 13:35 WIB
Polisi Inventarisasi Penambang Liar Penyebab Longsor Bogor

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (18/1/2020). (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo dan Bupati Bogor Ade Yasin meninjau lokasi longsor di wilayah Kabupaten Bogor, Sabtu (18/1/2020). Mereka meninjau lokasi menaiki helikopter milik TNI AU.

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono usai meninjau lokasi mengatakan, terus mengusut penyebab longsor. Saat ini inventarisasi para penambang liar terus dilakukan.

"Kita sudah sepakat sesuai arahan Presiden kita kerja sama di antaranya (menindak tegas) tambang-tambang liar," ujar Gatot, di ruang VIP Bandara Komersial Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

Dia berharap tindakan tegas terhadap penambang liar bisa menimbulkan efek jera sehinga bencana longsor tidak terulang. "Kalau kita lihat, Kepala BNPB menyampaikan ini peristiwa yang berulang setahun, 2 tahun, 5 tahun," ucapnya.

BACA JUGA:

Gunakan Helikopter, Kepala BNPB Bersama Gubernur DKI Pantau Banjir dari Udara

Jalan Otista Bogor Masuk Lintasan Trem Koridor Terminal Baranangsiang-Dewi Sartika

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bogor Ade Yasin mendukung langkah hukum yang dilakukan Polri. Dia juga berharap kejadian serupa tidak terulang.

"Kami menyerahkan ke beliau (Polri) untuk dalami penyebab longsor ini. Saya berharap ini dituntaskan," kata Ade.

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Agung, Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Inf Harry Eko serta Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KSDAE-KLHK) Wiratno juga ikut meninjau lokasi longsor.


Editor : Kurnia Illahi