Polisi: Potongan Tubuh Korban Mutilasi Disimpan Dalam Koper, Dibungkus Plastik Kresek

Ariedwi Satrio ยท Rabu, 16 September 2020 - 22:48 WIB
Polisi: Potongan Tubuh Korban Mutilasi Disimpan Dalam Koper, Dibungkus Plastik Kresek

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Tim Jatanras Polda Metro Jaya menemukan sesosok mayat pria korban mutilasi di Tower Ebony Lantai 16 Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (16/9/2020) pukul 19.00 WIB. Saat pertama kali ditemukan, potongan tubuh korban terbungkus dalam kantor plastik kresek.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, polisi menemukan mayat tersebut dalam beberapa potongan. Potongan tubuh itu ditemukan terbungkus dalam satu koper dan terbagi dalam beberapa kantong plastik kresek

"Ditemukan mayat dalam koper, korban mutilasi. Itupun ditemukan dalam koper sudah dibungkus plastik-plastik kresek dalam beberapa potongan," ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Yusri memaparkan, mayat korban mutilasi saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Polisi memastikan mayat tersebut korban mutilasi.

"Mayat setelah teridentifikasi di RS Polri Kramat Jati, memang korban mutilasi," ucapnya.

Polisi mengidentifikasi mayat korban mutilasi tersebut adalah Rinaldi Harley Wismanu (RHW). Identifikasi itu berdasarkan laporan orang hilang atas nama Rinaldi Harley Wismanu berumur 32 tahun. Rinaldi dinyatakan hilang pada 9 September 2020.

Rinaldi Harley Wismanu (RHW) merupakan karyawan di PT Jaya Obayashi. Di perusahaan tersebut, korban menduduki jabatan Human Resources and General Affair Manager.

Pihak keluarga membuat laporan kehilangan orang atas nama Rinaldi Harley Wismanu ke polisi pada 12 September 2020. Setelah dilakukan pencarian, ditemukan sesosok mayat korban mutilasi yang disinyalir kuat merupakan Rinaldi.

"Setelah diidentifikasi, memang tanggal 12 yang lalu, ada laporan orang hilang, inisialnya adalah RHW. Yang melaporkan keluarganya bahwa memang sejak tanggal 9, RHW hilang, tidak bisa dihubungi," tutur Yusri.

"Kemudian dilakukan penyelidikan. Penemuan (mayat di Apartemen Kalibata City) ini dikaitkan bahwa memang benar yang bersangkutan adalah RHW," ujarnya.

Saat ini, polisi masih memburu pelaku mutilasi yang diduga lebih dari safu orang. Polisi sudah mengidentifikasi para pelaku pembunuhan.

"Penyidikan sudah kita lakukan sejak tanggal 12 yang lalu. Diidentifikasi, para pelakunya, berarti lebih dari satu orang, sudah diidentifikasi identitas mereka. Sekarang sedang kita lakukan pengejaran," kata Yusri.

Editor : Djibril Muhammad