Polisi Pukul Mundur Massa di Depan Gedung KPK, Situasi Kembali Kondusif

Ilma De Sabrini ยท Jumat, 20 September 2019 - 17:59 WIB
Polisi Pukul Mundur Massa di Depan Gedung KPK, Situasi Kembali Kondusif

Demonstrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (20/9/2019) memanas. (Foto: iNews.id/ Ilm De Sabrini).

JAKARTA, iNews.id - Demonstrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (20/9/2019) memanas. Bentrokan antara massa aksi dengan polisi tidak terhindarkan ketika massa mulai membakar ban.

Massa aksi dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu mendesak untuk bertemu pimpinan KPK. Mereka menutut agar pimpinan KPK segera menerapkan revisi Undang-Undang (UU) yan baru disahkan DPR.

Selain itu mereka juga mendesak empat pimpinan KPK mengundurkan diri. Agus Rahardjo, Basaria Panjaitan, Laode M Syarif dan Saut Situmorang.

 

Massa aksi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saling dorong dengan polisi, Jakarta, Jumat (20/9/2019). (Foto: iNews.id/ Ilma De Sabrini).

Pantauan di lokasi, polisi dengan cepat memadamkan ban bekas yang dibakar massa. Polisi juga mengerahkan mobil Water Cannon untuk mengendalikan massa yang mulai tidak kundusif.

BACA JUGA:

Demonstrasi di Depan Gedung KPK, Massa Aksi Semprotkan Asap Fogging

Demo Dua Kelompok Massa di Depan Gedung KPK Memanas, Polisi Bentuk Barikade

Massa sempat berusaha menghentikan mobil Water Cannon. Bahkan, salah satu dari massa aksi berusaha menaiki mobil Water Cannon meskipun berhasil digagalkan.

Polisi kemudian memukul mundur massa ke dua arah. Situasi saat ini kembali kondusif dan massa mulai berangsur membubarkan diri.

Polisi juga menarik mundur mobil Water Cannon dan Barracuda, namun sejumlah personel polisi masih menjaga ketat Gedung KPK.


Editor : Kurnia Illahi