Pos Penyekatan Mudik di Bekasi-Karawang Jebol, Polisi Akan Tambah Personel
Hendra menambahkan kepolisian akan menambah jumlah personel untuk memperkuat posko penyekatan di Kedungwaringin yang berbatasan Kabupaten Bekasi dengan Karawang. Sehingga, kata dia, kasus pemudik menjebol pos penyekatan tidak akan terulang ketiga kalinya.
"Kami akan menambah personel, diharapkan kejadian serupa tidak terjadi,” tuturnya.
Jebolnya pos penyekatan di Bekasi tersebut berawal terjadi kemacetan parah arus kendaraan terutama karena sepeda motor. Bahkan sepeda motor nekat melawan arus untuk melewati pos penyekatan yang dijaga petugas gabungan terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
Situasi semakin semrawut dan macet tidak bergerak sepanjang lima kilometer. Petugas gabungan yang berjaga tampak kewalahan dengan membeludaknya para pemudik yang memadati dua jalur.
Petugas meminta pemudik untuk putar balik, akan tetapi para pemudik menolaknya sehingga sempat macet total sepanjang lima kilometer. Situasi semakin panas disebabkan para pemudik terus memaksa untuk melintasi pos penyekatan itu. Khawatir situasi semakin parah dan terjadi hal yang tak diinginkan, akhirnya kepolisian membuka barikade penyekatan tersebut.
Pembukaan penyekataan dilakukan tak berlangsung lama sampai situasi arus kendaraan dinilai aman. Sekitar pukul 01.50 WIB pada Senin (10/5/2021) situasi titik penyekatan kembali kondusif. Hingga saat ini, penyekatan kembali diberlakukan dan pemudik yang melintas tetap diperiksa serta diputar balik kembali oleh petugas.
Editor: Rizal Bomantama