Pramono Resmikan Masjid Apung An-Nur di Ancol, Destinasi Wisata Religi Baru di Pesisir Jakarta
Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menyebut penyelesaian masjid tersebut telah lama dinantikan masyarakat. Dia berharap keberadaan masjid dapat mendukung kegiatan keagamaan sekaligus pengembangan pariwisata Jakarta.
"Kapan Masjid Apung selesai? Itu selalu jadi pertanyaan warga Jakarta setiap kita melakukan reses ataupun pertemuan dengan warga. Mudah-mudahan keberadaan masjid ini bukan hanya mendorong pariwisata di Ancol, tetapi juga secara umum bagi DKI Jakarta tentu akan berpengaruh besar dari aspek kerohanian maupun juga di aspek pariwisata," katanya.
Masjid Apung An-Nur dirancang oleh arsitek Andra Matin dengan mengusung filosofi Bahtera Iman. Bangunan yang berdiri di atas laut Pantai Ancol tersebut terinspirasi dari siluet bahtera kapal sebagai representasi kekayaan maritim Indonesia.
Konsep arsitekturnya diwujudkan melalui tiga elemen utama, yakni badan kapal, layar kapal, dan tiang-tiang kapal. Secara keseluruhan, bentuk masjid dianalogikan sebagai bahtera besar yang membawa dan menyebarkan syiar agama Islam.

Dari siluet denahnya, bangunan masjid juga menggambarkan bentuk bulan dan bintang. Bentuk dasar yang merepresentasikan bintang memiliki lima sudut, terinspirasi dari lima rukun Islam. Sementara itu, komposisi bangunan dibagi menjadi lima bagian sebagai simbol lima waktu salat dalam sehari.
Manajemen Ancol memberikan akses masuk gratis bagi masyarakat yang ingin mengunjungi dan beribadah di Masjid Apung An-Nur pada 16 Oktober hingga 11 Desember 2026, mulai pukul 16.00 WIB.
Akses gratis tersebut berlaku untuk pengunjung melalui Pintu Gerbang Utama Ancol, tetapi tidak mencakup tiket kendaraan maupun tiket unit rekreasi lainnya. Pengunjung dapat datang langsung atau melakukan reservasi melalui situs resminya.
Editor: Maria Christina