Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik Januari 2027, Pramono: MRT-Mikrotrans Menyusul
Advertisement . Scroll to see content

Pramono Tunggu Izin 3 Kementerian untuk Terbitkan Obligasi Daerah DKI

Kamis, 01 Oktober 2026 - 06:47:00 WIB
Pramono Tunggu Izin 3 Kementerian untuk Terbitkan Obligasi Daerah DKI
Gubernur Jakarta Pramono Anung. (Foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

"Kenapa? Tidak semua daerah mempunyai budget atau anggaran seperti DKI. Kalau bagi DKI, mohon maaf bukan menyombongkan diri, karena budget-nya, anggarannya sudah terkelola secara tertib dan rapi, obligasi ini bisa menjadi penguat bagi Pemerintah DKI Jakarta," ucap dia.

Pramono menilai penerbitan obligasi dapat menjadi persoalan apabila dilakukan daerah yang tidak memiliki kemampuan untuk membayar kewajiban utangnya. Kondisi tersebut dikhawatirkan menjadi beban bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

"Mungkin bagi beberapa daerah provinsi lain, obligasi ini jangan sampai kemudian digunakan untuk mendapatkan budget atau creative financing, tetapi anggarannya sendiri tidak mampu untuk melakukan penutupan itu. Sehingga ini akan menjadi beban bagi pemerintah daerah setempat maupun pemerintah pusat," sambungnya.

Karena itu, Pramono menegaskan Pemprov DKI akan mengikuti keputusan pemerintah pusat terkait rencana penerbitan obligasi daerah.

"Apa pun yang menjadi putusan dari pemerintah pusat, Pemerintah DKI Jakarta akan sami'na wa ato'na. Jadi, akan ikut terhadap apa yang menjadi putusan dari pemerintah pusat itu," kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut