Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Tunggu Izin 3 Kementerian untuk Terbitkan Obligasi Daerah DKI
Advertisement . Scroll to see content

Pramono Ungkap Rencana Transjakarta Kelola Transportasi Udara, Helikopter Jadi Opsi

Jumat, 02 Oktober 2026 - 12:30:00 WIB
Pramono Ungkap Rencana Transjakarta Kelola Transportasi Udara, Helikopter Jadi Opsi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mematangkan konsep layanan transportasi udara yang nantinya dapat dikelola Transjakarta. Konsep tersebut disiapkan selain layanan transportasi laut untuk menjangkau Kepulauan Seribu.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, Jakarta sebagai kota megapolitan membutuhkan pengaturan transportasi udara untuk menghadapi kebutuhan mobilitas pada masa mendatang.

"Untuk Transjakarta kenapa kemudian ada hal yang berkaitan dengan udara, karena bagaimana pun dalam jangka panjang pasti cepat atau lambat Jakarta sebagai kota megapolitan akan ada pengaturan transportasi udara," ucap Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).

Pramono menambahkan, layanan transportasi udara yang dikelola Transjakarta nantinya bisa menggunakan helikopter. Menurut dia, moda transportasi tersebut sudah menjadi bagian dari tren mobilitas di sejumlah kota besar dunia.

"Apakah nanti helikopter atau apa pun yang sekarang sudah menjadi tren di beberapa negara-negara besar," kata dia.

Dia mencontohkan New York yang menurutnya telah memiliki pengaturan mengenai transportasi udara. Karena itu, Pemprov DKI mulai mempersiapkan konsep tersebut sejak dini.

"Kemarin pada saat saya ke New York, juga di New York sekarang sudah ada pengaturan tentang transportasi udara, maka kita mempersiapkan itu di awal," ucapnya.

Pramono tidak ingin Pemprov DKI Jakarta baru menyiapkan regulasi ketika transportasi udara sudah menjadi kebutuhan mendesak. Menurutnya, persiapan sejak awal diperlukan, termasuk dari sisi perizinan dan regulasi daerah.

"Jangan sampai kemudian baru, nanti ketika sudah menjadi kebutuhan, baru perizinannya diurus, terutama perda yang berkaitan dengan itu. Jadi ini untuk mempersiapkan diri ke depannya. Termasuk untuk transportasi laut ke Kepulauan Seribu, ini juga bagian dari persiapan itu," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut