Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Belum Mau Umumkan Tanggal Peresmian LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai, Kenapa?
Advertisement . Scroll to see content

Proyek LRT Jakarta Fase 1B Rampung, Uji Coba Rute Kelapa Gading-Manggarai Digelar

Jumat, 11 September 2026 - 15:44:00 WIB
Proyek LRT Jakarta Fase 1B Rampung, Uji Coba Rute Kelapa Gading-Manggarai Digelar
LRT Jakarta Fase 1B rute Kelapa Gading-Manggarai telah selesai dibangun, namun jadwal operasional masih belum ditentukan. (Foto: Dok. Waskita Karya)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - LRT Jakarta Fase 1B rute Kelapa Gading-Manggarai telah menjalani uji cobaoperasional dan pelayanan pada Kamis (10/9/2026). Meski proyek senilai Rp4,1 triliun tersebut telah selesai dibangun, jadwal operasional resmi masih belum ditentukan.

Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko mengatakan, penetapan jadwal operasional selanjutnya akan dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Saat ini, informasi mengenai waktu operasional masih bersifat dinamis karena menunggu hasil keseluruhan uji coba.

"Pada keterangan sebelumnya, kami menginformasikan terkait jadwal waktu operasional terbatas. Namun saat ini informasi tersebut masih bersifat dinamis dan belum pasti, karena menunggu hasil keseluruhan uji coba," ucap Paulus dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).

Meski jadwal operasional belum ditetapkan, Paulus memastikan seluruh pembangunan LRT Jakarta Fase 1B telah rampung. Dia menyebut jalur tersebut juga telah melewati berbagai pengujian secara menyeluruh dan terstruktur.

"Kami bersyukur akhirnya masyarakat bisa segera merasakan langsung sarana transportasi LRT Jakarta Fase 1B yang kami bangun penuh ketelitian dan perhitungan demi memberikan pengalaman terbaik bagi penumpang. Kami percaya, setiap meter jalur LRT merupakan bagian dari tanggung jawab Waskita Karya sebagai kontraktor," kata dia.

Paulus menambahkan, Waskita Karya membangun jalur LRT Jakarta Fase 1B sepanjang 6,4 kilometer (km). Jalur tersebut dilengkapi lima stasiun, yakni Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.

Kelima stasiun tersebut dirancang agar dapat terintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya. Integrasi itu diharapkan mendukung konektivitas transportasi di Jakarta.

"Kami meyakini, kehadiran LRT tidak hanya mendukung modernisasi dan konektivitas perkotaan tapi juga akan berdampak positif terhadap lingkungan. Penggunaan transportasi umum dapat mengurangi emisi karbon, sehingga mendorong target Net Zero Emission (NZE) yang sejalan dengan target pemerintah," kata dia.

Proyek LRT Jakarta Fase 1B. (Foto: Dok. Waskita Karya)
Proyek LRT Jakarta Fase 1B. (Foto: Dok. Waskita Karya)

Dalam kesempatan yang sama, Paulus mengatakan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B mengutamakan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Konsistensi tersebut tercermin dari pencapaian 7,5 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan (lost time injury).

"Capaian tersebut menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan proyek yang berada di tengah padatnya lalu lintas Jakarta serta ruang terbatas seperti pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. Hal ini turut memperkuat rekam jejak kami sebagai BUMN Konstruksi dengan pengalaman lebih dari 65 tahun membangun beragam infrastruktur," ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut