PSBB Corona Berlaku 10 April, Anies: Pemprov DKI Siapkan 105 Pasar

Riezky Maulana ยท Rabu, 08 April 2020 - 02:14 WIB
PSBB Corona Berlaku 10 April, Anies: Pemprov DKI Siapkan 105 Pasar

Gubernur Jakarta Anies Baswedan saat konferensi di Balaikota Jakarta, Rabu (11/3/2020). (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan segala sesuatunya jelang penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Jumat, 10 April 2020 terkait pencegahan virus corona (covid-19). Salah satunya yaitu pendistribusian bantuan sosial (bansos) terhadap warga ibu kota yang terdampak virus corona.

Gubernur Anies Rasyid Baswedan mengungkapkan, Pemprov juga sudah menyiapkan 105 pasar di DKI Jakarta guna menunjang penerapan PSBB. Ratusan pasar tersebut merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Kami di Pemprov DKI dengan seluruh jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya yang terkait kebutuhan masyarakat, menyediakan fasilitas Pasar Jaya untuk berbelanja jarak jauh di 105 pasar di Jakarta," katanya dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Anies mangatakan, ratusan pasar tersebut disediakan untuk bertransaksi jarak jauh selama warga ibu kota beraktivitas di rumah. "Kita minta seluruh masyarakat menaati ketentuan ini. Kita perlu menjaga sama-sama bahwa keselamatan seluruh warga akan sangat tergantung ketaatan," ujarnya.

Sebelumnya, Anies menyebut ada 80 pasar yang akan melayani belanja daring bagi masyarakat Jakarta. "Cek instagram @perumdapasarjaya, ada lebih dari 80 pasar dan akan terus ditambah," ucapnya.

Melalui akun Instagram resmi @perumdapasarjaya, mereka memberitahu pasar mana saja yang berpartisipasi dalam gerakan ini sehingga publik bisa memilih lokasi pasar paling dekat dengan rumah tinggal mereka.

Pada setiap unggahan mengenai pasar daring, Perumda Pasar Jaya menyertakan hotline masing-masing pasar, serta nama dan nomor telepon pedagang sesuai jenis barang dagangan.

Adapun klasifikasi umumnya terdiri dari sayur-mayur, sembako, bumbu dapur, daging sapi, daging ayam, ragam ikan, makanan olahan, buah, perabot rumah, serta kelapa maupun santan.

Pasar Jaya telah menggagas gerakan belanja dari rumah sejak pekan lalu. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona di wilayah DKI Jakarta.

Editor : Djibril Muhammad