Rapat Asian Games, Pemprov DKI Sediakan Transportasi bagi 25.000 Siswa
JAKARTA, iNews.id – Koordinasi persiapan Asian Games 2018 terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan panitia penyelenggara (Inasgoc). Beberapa poin menjadi fokus pembahasan rapat yang diselenggarakan di Balai Kota, Kamis (24/5/2018). Yakni, penyediaan transportasi bagi media, pelajar, dan penerapan sistem ganjil genap selama Asian Games berlangsung.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pemprov akan menyediakan transportasi gratis menuju venue untuk masyarakat yang ingin menyaksikan Asian Games. Harapannya, penonton memilih menggunakan transportasi publik saat berangkat dari rumah.
“Kita akan menyiapkan transportasi bagi warga untuk mendatangi venue Asian Games. Titiknya akan diumumkan nanti karena dalam kajian. Warga bisa park and ride. Parkir dan tidak perlu kendaraan pribadi untuk ke venue,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (24/5/2018).
Bukan hanya itu, Anies menuturkan, pemprov juga menyediakan transportasi bus bagi 25.000 siswa yang akan mendukung perhelatan Asian Games. Selain itu, untuk mempermudah pergerakan media yang akan meliput dan volunteer menuju venue, pemprov juga menyediakan Transjakarta secara gratis hanya dengan menunjukkan id card. Anies mengatakan, sampai saat ini sudah ada 7.000 jurnalis dari berbagai negara terdaftar oleh panitia.
“Jadi tadi kita mengambil kebijakan bahwa para volunteer dan awak media itu bisa menggunakan Transjakarta secara gratis. Mereka bisa pakai yang penting terdaftar sehingga tidak harus mencari kendaraan private, bisa gunakan kendaraan umum untuk sampai ke lokasi,” tuturnya.
Anies mengungkapkan, rapat tersebut membahas penerapan sistem ganjil genap di ruas jalan sekitar venue Asian Games. Yakni di Jalan S Parman-Gatot Subroto-MT Haryono-DI Panjaitan-A Yani-Simpang Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih.
Kemudian, Jalan Arteri Pondok Indah dari Kartini hingga Kebayoran Baru, Jalan Rasuna Said, dan Jalan Benyamin Sueb Kemayoran.
Dia menekankan, penerapan sistem ganjil genap di ruas jalan tersebut hanya berlangsung saat perhelatan Asian Games 2018 berlangsung. Yakni diterapkan satu bulan sebelum hingga Asian Games berakhir September.
“Saya perlu garis bawahi bahwa ini sampai dengan Asian Games selesai, bukan ganjil genap terus. Karena sempat berkembang informasi bahwa ganjil genapnya terus, bukan. Ini sebulan sebelum Asian Games dan sampai Asian Games selesai. Jadi sesudah itu kita kembali kepada jalur yang normal,” kata Anies.
Sementara untuk lokasi ganjil genap yang selama ini sudah berjalan sejak 30 Agustus 2016 yakni di Jalan MH Thamrin-Jenderal Sudirman dan sebagian di Jalan Gatot Subroto tetap berjalan seperti biasa. Perluasan kebijakan ganjil genap di luar dua lokasi tersebut bertujuan hanya untuk mendukung Asian Games. Agar keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas tetap terjaga dengan baik sehingga aktivitas atlet dan official serta seluruh kegiatan masyarakat lancar dan nyaman.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto