Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Densus 88: Siswa Lempar Bom Molotov di SMP Kalbar Korban Bully
Advertisement . Scroll to see content

Remaja Perempuan di Bekasi Dibully Senior gegara Kue Pancong, Dipukuli hingga Lebam

Sabtu, 13 April 2024 - 21:26:00 WIB
Remaja Perempuan di Bekasi Dibully Senior gegara Kue Pancong, Dipukuli hingga Lebam
Remaja perempuan dibully seniornya karena gagal membelikan kue pancong. Dia dipukuli hingga lebam. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Remaja perempuan di Bekasi berinisial JP (14) dibully oleh sejumlah seniornya. Aksi itu dipicu masalah kue pancong.

Peristiwa bermula saat JP mengunggah status tengah jajan kue pancong dalam akun media sosialnya. Unggahan itu direspons salah satu seniornya berinsial M.

"Ada temannya, bahasa premannya 'kakak-kakakan', komentar (unggahan korban) 'boleh itu kuenya'," kata paman korban, Khaerul Anwar kepada wartawan, Sabtu (13/4/2024).

JP pun berniat untuk membelikan senior-seniornya itu kue pancong keesokan harinya. Akan tetapi, warung kue pancong itu tutup.

"Mau dibeliin ternyata warungnya tutup. Korban mengirim WA difotoinlah warung itu tutup," ungkap dia.

Masih berniat baik, JP lalu mendatangi kediaman M untuk memberikan uang sebagai pengganti kue pancong yang tak jadi dibelikan. Namun, niat baik JP justru dibalas dengan bullying. JP dibully sebanyak dua kali.

"Kata M (saat mengantar uang) sudah telat, E (teman M) yang mukuli korban karena enggak terima karena tidak tepat waktu. Pertama (dipukuli) di rumah M," ungkap Anwar.

Perundungan kedua terjadi di Danau Duta Harapan, Bekasi Utara, Kota Bekasi. JP saat itu diajak main bersama teman-temannya.

"Entah temannya sudah sekongkol sama E, akhirnya di Danau Duta dipukul dan ditendang, digamparin," sambung Anwar.

Peristiwa itu, kata Anwar, juga direkam oleh teman-teman korban. JP lantas juga diancam untuk tidak melaporkan peristiwa itu. 

JP baru berani cerita ketika keluarganya mendapati luka-luka lebam di tubuh korban. "Diancam pelaku untuk tidak cerita, pas udah Lebaran baru cerita," tutupnya.

Keluarga akhirnya memutuskan melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian. Adapun laporan kepolisian telah dilayangkan pada Rabu (10/4/2024).

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus itu.

"Masih dalam penanganan penyidik," kata Firdaus.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut