Revitalisasi Prasarana KAI, Wesel di Stasiun Jakarta Kota Terakhir Diganti 1970

Wildan Catra Mulia ยท Kamis, 13 Februari 2020 - 15:48 WIB
Revitalisasi Prasarana KAI, Wesel di Stasiun Jakarta Kota Terakhir Diganti 1970

Ilustrasi, stasiun kereta. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta akan merevitalisasi prasarana penggantian wesel di Stasiun Gambir dan Jakarta Kota. Revitalisasi dilakukan secara paralel yang berlangsung selama 11 hari (13 - 23 Februari 2020).

Executive Vice President Daop 1 Jakarta, Dadan Rudiansyah mengatakan, ada 2 wesel yang diganti di Stasiun Gambir. Tepatnya wesel 11A dan wesel 21A (arah ke Stasiun Juanda) dan 4 wesel di Stasiun Jakarta Kota, yaitu wesel 13B, wesel 23B1/B2, wesel 23A1 dan wesel 43B1/B2 yang akan diganti dengan wesel scissor baru dan wesel Inggris.

Menurutnya, sejak dioperasikan pertama kali unit wesel di emplasemen Gambir telah berusia 28 tahun dan Jakarta Kota 50 tahun, belum pernah diganti. Meskipun proses perawatan terus dilakukan, namun jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan pada komponen wesel proses perbaikan akan sulit dilakukan karena suku cadang pada wesel Inggris yang saat ini terpasang sudah tidak diproduksi pabrikan lagi.

“Secara keseluruhan penggantian wesel di Stasiun Gambir dan Jakarta Kota utamanya dilakukan untuk menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan KA," ujar Dadan di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Dia menuturkan, penggantian wesel di Stasiun Gambir juga bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas pergantian jalur pada saat KA melintas di stasiun tersebut. Saat ini kondisi eksisting pada jalur 3 dan 4 tidak dapat melintas ke jalur hilir atau arah Jakarta Kota. Nantinya dengan wesel baru, keempat jalur di Stasiun Gambir dapat dilalui KA untuk mengarah ke Jakarta Kota. Kondisi ini dapat menjadi solusi untuk mengurai antrian KA lintas Manggarai - Jakarta Kota.

Selama proses penggantian wesel di Stasiun Gambir dan Jakarta Kota, kata dia akan berdampak pada perjalanan KRL dari dan menuju Jakarta Kota. Daop 1 Jakarta bersama PT KCI memberlakukan rekayasa pola operasi.

Dia mengungkapkan, selama pengerjaan berlangsung dari 281 perjalanan KRL yang menuju Jakarta Kota terdapat 45 perjalanan yang direkayasa dengan memberlakukan pola operasi berakhir di Stasiun Manggarai. Dari 45 perjalanan itu 25 di antaranya KRL dari Bekasi/Cikarang dan 20 perjalanan KRL dari Bogor/Depok menuju Jakarta Kota.

"Wesel yang selama ini dipakai sudah saatnya diganti, untuk wesel di Stasiun Gambir sudah beroperasi sejak 1992, sedangkan wesel di Stasiun Jakarta Kota terakhir diganti 1970. Bahkan materialnya sudah tidak diproduksi lagi,” ucapnya.


Editor : Kurnia Illahi