Satgas Covid-19: Tak Ada Kota Berzona Kuning atau Hijau di DKI Jakarta

Fahreza Rizky ยท Kamis, 17 September 2020 - 19:45 WIB
Satgas Covid-19: Tak Ada Kota Berzona Kuning atau Hijau di DKI Jakarta

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito. (Foto: Setpres)

JAKARTA, iNews.id - DKI Jakarta masih menjadi provinsi tertinggi penambahan kasus positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Data Kamis (17/9/2020) kasus Covid-19 di Ibu Kota mencapai 1.113 sehingga menjadi 58.582 orang.

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito menyebutkan DKI Jakarta meraih peringkat pertama jumlah kasus positif corona di Indonesia. Bahkan di Ibu Kota sudah tidak ada lagi kota yang masuk zona kuning dan hijau.

"DKI merupakan peringkat pertama jumlah kasus tertinggi dan tidak ada kota berzona kuning atau hijau di DKI," katanya saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Kondisi DKI Jakarta, menurut Wiku, menjadi perhatian nasional. Dia berharap kinerja penanganan corona di Ibu Kota dapat diperbaiki.

"Ini jadi perhatian nasional agar kinerjanya bisa diperbaiki," ucapnya.

Sedangkan untuk provinsi Jawa Barat (Jabar), Wiku memaparkan, sejumlah kabupaten/kota yang menjadi daerah penyangga DKI Jakarta menjadi penyumbang kasus tertinggi yakni 70 persen. "Kabupaten kota penyangga yakni Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Depok adalah penyumbang kasus tertinggi di Jabar sebesar 70 persen," ujarnya.

Untuk di Jawa Barat, Wiku mengungkapkan, tidak ada kabupaten/kota yang berzona hijau. Dalam seminggu terakhir ini, kenaikan kasus positif di Jabar mencapai 9,3 persen.

"Ini perlu menjadi perhatian agar betul-betul kondisi terutama daerah yang menempel di DKI jakarta dapat diturunkan kasusnya agar perbaiki kinerja provinsi Jabar," tuturnya.

Editor : Djibril Muhammad