Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Ungkap Petugas Satpol PP yang Terlibat Bentrok di Bulungan Dipukuli Helm hingga Dapat 6 Jahitan
Advertisement . Scroll to see content

Satpol PP Dipukuli Helm di Bulungan Jaksel, Pramono Minta Pelaku Diproses Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:06:00 WIB
Satpol PP Dipukuli Helm di Bulungan Jaksel, Pramono Minta Pelaku Diproses Hukum
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

"Kita enggak boleh kalah dengan premanisme yang dilakukan oleh siapapun. Karena itu mereka sedang menjalankan tugas, maka saya minta untuk ditegakkan aturan main," tutur dia.

Pramono menjelaskan bentrokan tersebut bukan dipicu penertiban pedagang nasi yang biasa berjualan untuk pekerja proyek. Menurutnya, insiden bermula dari operasi penertiban yang dilakukan petugas Dishub.

"Mereka bukan seperti yang digambarkan melakukan penertiban terhadap pedagang atau pun ibu yang biasa berjualan di sana. Ini rentetannya adalah penertiban yang dilakukan oleh Dishub sehingga tidak ada kaitannya dengan itu," tegas Pramono.

Menurut dia, petugas awalnya menertibkan pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan yang parkir sembarangan. Penertiban dilakukan terhadap pihak-pihak yang menggunakan lahan tidak sesuai peruntukannya hingga mengganggu ketertiban masyarakat.

Operasi kemudian berlanjut ke area Kolam Renang Bulungan. Di lokasi tersebut, petugas melakukan operasi cabut pentil terhadap kendaraan yang parkir sembarangan.

Pramono menyebut situasi memanas setelah sejumlah pekerja proyek diduga memprovokasi petugas hingga terjadi bentrokan. Petugas Dishub sempat mundur untuk menghindari keributan, tetapi sejumlah orang disebut masih mengejar dan melakukan kekerasan terhadap petugas, termasuk anggota Satpol PP yang dipukul menggunakan helm hingga luka-luka.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut