Satu Keluarga di Bekasi Jadi Korban Kecelakaan Tol Cipularang Usai Liburan

Antara ยท Selasa, 03 September 2019 - 14:12 WIB
Satu Keluarga di Bekasi Jadi Korban Kecelakaan Tol Cipularang Usai Liburan

Ilustrasi, petugas Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/9/2019). (Foto: Antara).

BEKASI, iNews.id - Kecelakaan di Tol Cipularang KM 91 arah Jakarta pada Senin (2/9/2019) menyebabkan korban jiwa dan luka. Termasuk satu keluarga yang tinggal di Jalan Pulau Maluku 16, Perumnas III Nomor 91, RT 09 RW 09, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Korban satu keluarga berjumlah tujuh orang itu mengendarai Toyota Avanza warna hitam ketika kecelakaan terjadi. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif.

"Mereka masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit MH Thamrin, Purwakarta," ujar salah satu kerabat keluarga itu, Febriansyah Putra (24) di Bekasi, Selasa (3/9/2019).

Tujuh orang anggota keluarga itu terdiri dari kedua orang tuanya, Zulfahmi dan Asparida. Kemudian kakak kandungnya, yaitu Rico Apriadi Tanjung dan Ade Suryani.

Kemudian kakak ipar dan keponakannya, yakni Safira dan Muhammad Azka serta adik dari kakak iparnya bernama Vivi.

"Saya dapat kabar kemarin siang dari kakak ipar saya (Ade Suryani), langsung dari situ saya kabarkan ke kakak pertama dan kedua saya, saat ini kakak-kakak saya masih di sana (rumah sakit)," ucapnya.

BACA JUGA: 3 Faktor Ini Dinilai Pemicu Kecelakaan di Tol Cipularang

Dia menuturkan, saat kejadian, keluarganya menuju pulang ke Bekasi usai berlibur ke tempat wisata di Ciwidey, Kabupaten Bandung. Mereka berangkat sejak Minggu pagi dan dijadwalkan kembali pada Senin sore atau malam.

"Terakhir ngontak kemarin pagi, kasih tahu mau perjalanan pulang kira-kira siang sudah dari sana, terus pas pukul dua siang ditelepon lagi sudah dapat kabar kecelakaan itu," katanya.

Menurutnya, tujuh anggota keluarga selamat, namun kedua orang tuanya, Zulfahmi dan Asparida mengalami luka berat. Sementara untuk anggota keluarga lainnya mengalami luka patah kaki, luka akibat pecahan kaca, serta memar akibat benturan.

"Ibu sama bapak saya, informasinya mau dirujuk ke RS Juanda Bekasi tapi belum tahu kapan," ucapnya.


Editor : Kurnia Illahi