Sejak 4 Juni 2020 Ada 11.000 Pelanggaran PSBB di Depok, Mayoritas Tak Pakai Masker

Sindonews, R Ratna Purnama ยท Kamis, 27 Agustus 2020 - 09:20 WIB
Sejak 4 Juni 2020 Ada 11.000 Pelanggaran PSBB di Depok, Mayoritas Tak Pakai Masker

PSBB Proporsional di wilayah Bodebek. (Foto: Istimewa)

DEPOK, iNews.id - Sejak menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat menindak 11.020 pelanggaran. Sebagian besar yakni 6.412 pelanggaran berupa tidak memakai masker saat keluar rumah.

"Kemudian 997 titik kerumunan kami tindak dan pelanggaran usaha 3.523 kasus," kata Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratna Nurdianny, Rabu (26/8/2020).

Lienda mengatakan sanksi denda asministratif sebesar Rp50.000 diberikan kepada pelanggar yang tidak memakai masker. Tapi tidak semua pelanggaran diberikan sanksi denda, tetapi bisa berupa sanksi sosial.

"Total denda yang kami kumpulkan Rp41 juta hingga sekarang," ujarnya.

Dia menegaskan jumlah pelanggaran per hari hingga kini masih fluktuatif. Menurutnya masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Lienda mencontohkan pada Senin (24/8/2020) Satpol PP Depok mencatat 182 pelanggaran. Lalu pada Selasa (25/8/2020) ada 136 pelanggaran.

"Razia terutama di jalanan kami lakukan sekitar dua jam, hasilnya dapat segitu," ucapnya.

Dia menegaskan denda atau sanksi sosial diberikan agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. Tujuannya melindungi masyarakat dari penularan covid-19.

Menurutnya sanksi diberikan sebagai efek jera agar masyarakat tak mengulangi kesalahan. Lienda berharap ke depan masyarakat Depok lebih tertib.

"Ini dilakukan untuk menggugah masyarakat kalau masker merupakan kewajiban sekaligus kebutuhan saat ini untuk melindungi diri sendiri dan orang lain," katanya.

Editor : Rizal Bomantama