Tak Pakai Masker, Puluhan Pengunjung Ancol Disanksi

Yohanes Tobing ยท Jumat, 30 Oktober 2020 - 21:49 WIB
Tak Pakai Masker, Puluhan Pengunjung Ancol Disanksi

Petugas Gabungan Patroli di Ancol (Foto: Sindo/Yohannes Tobing)

JAKARTA, iNews.id - Ribuan pengunjung mendatangi Ancol untuk berwisata di libur panjang, Jumat (30/10/2020). Masih ditemukan pengunjung yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Tim Satuan Petugas (Satgas) gabungan pengawasan dan penindakan protokol kesehatan Covid-19 Jakarta Utara berkoordinasi dengan Pengelola Taman Wisata Jaya Ancol melakukan operasi penertiban protokol kesehatan terhadap masyarakat.

Departement Head of Communication PT. Pembangunan Jaya Ancol, Rika Lestari menjelaskan selama dua hari terakhir libur panjang, sejumlah pengunjung atau wisatawan Ancol kedapatan melanggar protokol kesehatan dengan tidak memakai masker

"Hari pertama, itu ada 22 pengunjung yang tidak memakai masker dan di hari kedua atau hari Kamis kemarin tercatat lima orang. Dari sekian banyak pelanggar, rata rata maskernya sengaja disimpan di kantong," kata Rika.

Menurut Rika dari 27 pelanggar tersebut, rata-rata semua diberikan sanksi sosial dengan membersihkan kawasan Ancol. "Ini sebagai pengingat untuk semua, meskipun situasi sedang libur tapi jangan sampai lengah dengan aturan protokol kesehatan yang ada saat ini," ucapnya. 

Sementara itu, Kepala Satpol PP Jakarta Utara, Yusuf Madjid mengungkapkan menempatkan sebanyak 180 personel selama libur cuti panjang Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2020 dan dikonsentrasikan ke tiga lokasi rawan kerumunan warga. 

"Pertama Ancol sebagai kawasan wisata, lalu kawasan Pantai Maju Bersama dan Danau Sunter sebagai lokasi aktivitas favorit warga," kata Yusuf.

Selain di kawasan Ancol, petugas juga mendapati 29 pelanggar di PIK dan 11 Pelanggar di Danau Sunter. 

Yusuf juga menambahkan petugas akan terus  mengawasi masyarakat agar tidak berkerumun dan menjaga jarak. "Kita akan terus awasi agar kawasan wisata dan pusat aktifitas tidak jadi epicentrum pandemi," katanya. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq