Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19
Advertisement . Scroll to see content

Tak Tutup Kemungkinan Tarik Rem Darurat Lagi, Wagub DKI: Tergantung Fakta dan Data

Selasa, 29 Desember 2020 - 07:28:00 WIB
Tak Tutup Kemungkinan Tarik Rem Darurat Lagi, Wagub DKI: Tergantung Fakta dan Data
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyebut rem darurat penanganan covid-19 bisa saja ditarik kembali tergantung data dan fakta. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemprov DKI Jakarta tak menutup kemungkinan menarik kembali rem darurat penanganan covid-19 dengan pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Apalagi kasus harian covid-19 sempat menyentuh angka 2.000 orang pada 25 dan 26 Desember 2020.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyebut kebijakan terkait penanganan covid-19 terus memantau fakta dan data di lapangan. Selain itu Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan pakar epidemologi, para ahli, Satgas Penanganan Covid-19 hingga Forkopimda untuk menentukan kebijakan.

"Kalau nanti memang sudah melebihi dari standar terkait R0, kasus aktif, dan lainnya bisa saja emergency break ditarik kembali. Sebaliknya, kalau memang itu cukup, standar baik, tetap seperti sekarang, dan kalau semakin baik lagi, bisa saja ada pelonggaran. Jadi, semua keputusan itu sangat bergantung pada fakta dan data," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin (28/12/2020).

Oleh sebab itu Riza mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk menerapkan protokol kesehatan secara disiplin supaya tidak tertular covid-19. Tujuannya agar kasus covid-19 di ibu kota bisa dikendalikan.

"Oleh karena itu kami minta kepada semua pihak termasuk dunia usaha, perkantoran, bekerja sama untuk memastikan agar kota Jakarta terjadi pengurangan dan segera terbebas dari Covid-19. Mohon dukungan dari semua masyarakat, termasuk klaster keluarga yang terus meningkat. Di rumah kami minta tetap melaksanakan protokol kesehatan, termasuk memakai masker," ujar dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut