Tangerang Tutup PTM 100 Persen, Wagub DKI Sebut Jakarta Masih Penuhi Syarat Belajar Tatap Muka

Muhammad Refi Sandi ยท Rabu, 26 Januari 2022 - 12:36:00 WIB
Tangerang Tutup PTM 100 Persen, Wagub DKI Sebut Jakarta Masih Penuhi Syarat Belajar Tatap Muka
Wagub DKI Ahmad Riza Patria memastikan sekolah tatap muka hari pertama berjalan lancar (Foto: Dominique Hilvy)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota Tangerang memutuskan menutup Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen karena kasus Covid-19 meningkat. Terkait hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku bahwa pihaknya masih melakukan PTM 100 persen.

Hal itu dilaksanakan sesuai surat keputusan bersama (SKB) 4 menteri. Bahkan, pria yang akrab disapa Ariza ini mengklaim bahwa DKI Jakarta masih memenuhi syarat untuk belajar tatap muka.

"PTM masih kita laksanakan karena sesuai SKB 4 menteri, Provinsi DKI sangat memenuhi syarat. Karena PPKM masih di level 2 dan syarat vaksinnya memenuhi syarat yaitu di atas 80 persen, bahkan 98 persen yang divaksin bagi tenaga pendidik," kata Ariza kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (26/1/2022).

Lebih lanjut, Ariza mengaku akan mengevaluasi terkait rencana menurunkan kapasitas PTM menjadi 50 persen. Sebab, kapasitas PTM bisa diturunkan menjadi 50 persen bila wilayah masuk PPKM level 3.

"Itu kita evaluasi. Ketentuannya kalau di level 3 baru 50 persen," ujarnya.

Ariza menegaskan kenaikan kasus aktif Covid-19 di Jakarta tetap menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan PTM. Meski demikian ia meminta Satgas di sekolah memastikan memperketat protokol kesehatan.

"Semua menjadi pertimbangan, untuk itu kami minta Satgas di sekolah ditingkatkan, dioptimalkan, diperketat bagi orang tua harus memastikan anak-anaknya melaksanakan protokol kesehatan. Di perjalanan dan sekolah hati-hati, selesai belajar kembali ke rumah masing-masing jangan main atau mampir sana sini," tegas dia.

Diberitakan sebelumnya, Pemkot Tangerang kembali menerapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) alias sekolah online mulai Rabu (26/1/2022) hari ini. Keputusan ini merupakan imbas peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tangerang.

"Kenaikan kasusnya dalam beberapa hari terakhir cukup drastis," paparnya dalam keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa (25/1).

Editor : Puti Aini Yasmin

Bagikan Artikel: