Timses RK-Suswono Ungkap Data Suara Internal: Pilkada Jakarta akan Dua Putaran
Berdasarkan data tersebut, Ariza menegaskan tidak ada pasangan yang berhasil meraih lebih dari 50 persen suara. Sehingga, Pilkada Jakarta harus dilanjutkan ke putaran kedua.
“Berdasarkan data yang masuk kami miliki, bahkan C1 yang kami terima dan kami input, maka dengan ini kami menyampaikan hasil input data yang kami terima, menyatakan bahwa Pilkada Serentak 2024 di DKI Jakarta akan berlangsung dua putaran,” kata dia.
Dia meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk menjalankan tugasnya secara profesional dan memastikan tidak ada perubahan data hasil penghitungan suara.
“Jadi kami minta inilah hasil yang telah kami input, bahkan perolehan suara yang ada,” tutur dia.
Diketahui, pasangan calon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno unggul berdasarkan hasil quick count lembaga survei Charta Politika, Voxpol Center dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.