Tol Dalam Kota Jakarta Disekat Selama PPKM Darurat, Ini Rinciannya
JAKARTA, iNews.id - PPKM darurat resmi berlaku di DKI Jakarta mulai Sabtu (3/7/2021) pukul 00.00 WIB. Penyekatan akan berlaku di Tol Dalam Kota yang menjadi jalur keluar-masuk ibu kota Jakarta.
Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak Jasa Marga, Polda Metro Jaya telah melakukan strategi terkait pembatasan dan pengendalian mobilitas di tol.
Jasamarga mendukung pelaksanaan pembatasan tersebut dengan melakukan pengaturan lalulintas di beberapa lokasi akses keluar di jalan tol dalam kota.
"Pembatasan dan pengendalian mobilitas masyarakat ini akan mulai malam ini pukul 00.00 WIB, hal ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di wilayah DKI Jakarta," ujar Kepala Satuan PJR Polda Metro Jaya Kompol Sutikno melalui keterangan resmi dari Jasa Marga, Jumat (2/7/2021).
Catat, Ini 63 Titik di Jakarta yang Ditutup selama PPKM Darurat
Dia menjelaskan, pengendalian mobilitas ini dilakukan dengan dua cara yakni, selektif dan penyekatan total.
"Kami dari Kepolisian akan melakukan pengendalian di beberapa titik di Jalan Tol Dalam Kota, pengendalian yang dilakukan adalah pemeriksaan pada kendaraan yang keluar dari jalan tol secara selektif dan penyekatan total pada beberapa akses keluar," ujarnya.
Suasana Sepi Mal Jakarta Jelang PPKM Darurat
Menurutnya, penyekatan ini juga akan terus dilakukan evaluasi. Apabila ada perubahan segera akan disampaikan kepada masyarakat.
Sah! Mulai 3 Juli PPKM Darurat Berlaku di Jawa-Bali
Berikut rincian pengaturan lalulintas di beberapa titik di ruas Tol dalam kota selama PPKM darurat:
1. Lalulintas dari arah Cawang menuju Tomang
Pada Akses keluar Tebet dan Akses keluar Slipi akan dilakukan pemeriksaan kendaraan. Sementara Akses keluar Kuningan dan Akses keluar Semanggi akan dilakukan penyekatan total.
2. Lalulintas dari arah Tomang menuju Cawang
Pada Akses keluar Slipi dan Akses keluar Cawang akan dilakukan pemeriksaan kendaraan. Sedangkan pada Akses keluar Senayan, Akses keluar Semanggi, dan Akses keluar Tebet akan dilakukan penyekatan total.
Guna memastikan kelancaran lalulintas, Jasamarga mengaku telah menyiapkan rambu-rambu dan petugas pengaturan lalulintas selama penyekatan berlangsung. Tak hanya itu, Jasa Marga juga bakal membantu penyampaian informasi melalui Variable Message Sign (VMS) agar pengguna jalan terinformasi dengan baik.
"Jasa Marga menyampaikan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pemberlakuan penyekatan tersebut," kata General Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Nasrullah melalui keterangan resminya.
Nasrullah juga mengimbau kepada pengguna jalan agar turut mendukung PPKM Darurat ini dengan tetap di rumah saja, menghindari ruang publik dan kerumunan, menjaga kebersihan. Masyrakat juga diminta tetap memperketat protokol kesehatan jika mengharuskan keluar rumah, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.
Editor: Reza Yunanto