Trotoar Berkonsep Complete Street, Anies Baswedan : Ruang Pejalan Kaki Dinomorsatukan

Raka Dwi Novianto ยท Sabtu, 22 Januari 2022 - 03:06:00 WIB
Trotoar Berkonsep Complete Street, Anies Baswedan : Ruang Pejalan Kaki Dinomorsatukan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto akun Youtube Anies Baswedan).

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan membangun dan menata trotoar menggunakan konsep complete street. Menurut Anies, complete street berarti memenuhi semua aspek dalam pembangunan trotoar untuk pejalan kaki.

"Misalnya disitu ada jalur hijau, disitu ada jalur sepeda, disitu ada street furniture dan disitu juga ada Wayfinding dan signage. Jadi complete street ini membuat trotoarnya lebih dari sekedar tempat kosong untuk warga berjalan kaki tapi disitu ada fasilitas-fasilitas penunjang," ujar Anies dalam akun YouTube pribadinya, Jumat (21/1/2022).

Anies mengungkapkan bahwa pada prinsipnya trotoar dengan konsep complete street menomorsatukan ruang bagi pejalan kaki. Setelahnya penyesuaian lebar jalur kendaraan termasuk jalur sepeda.

"Peruntukannya adalah untuk pejalan kaki ruang pejalan kaki ini lah yang harus dinomorsatukan, kedua ada konsistensi lajur jadi penyesuaian lebar jalur kendaraan yang ketiga ada jalur sepeda, yang keempat persimpangan jalan area penyebrangan itu semua dilakukan redesaining sehingga lebih aman dan lebih nyaman," kata Anies.

"Lalu ada penataan tempat parkir ada penambahan halte ada penambahan area bis untuk berhenti ada Wayfinding dan signage," imbuhnya.

Anies menambahkan, yang tidak kalah penting yakni penataan kabel diatas trotoar. Nantinya kabel-kabel yang menjuntai diatas trotoar akan dirapihkan dengan pemasangan sarana jaringan utilitas terpadu (SJUT).

"Yang tidak lebih penting Jakarta ini kalau kita berjalan kaki di trotoar tengok keatas dikit penuh kabel jadi salah satu dari penataan trotoar dengan menurunkan jaringan kabel apakah itu jaring kabel listrik, kabel fiber optik, atau kabel telfon apapun juga itu diturunkan ke sarana jaringan utilitas terpadu dibawah jalan atau dibawah trotoar," kata Anies.

"Perhatikan tempat-tempat yang sudah kita tata trotoarnya disitu pula tidak ada lagi kabel yang membentang diatas semua pindah ke bawah ini adalah contoh penataan trotoar di Jakarta dengan menggunakan konsep complete street," imbuhnya.

Editor : Faieq Hidayat

Bagikan Artikel: