Selain itu, kelembapan tinggi yakni kondisi udara yang sangat lembab di berbagai lapisan ketinggian, lalu ketidakstabilan atmosfer yang memicu pertumbuhan awan Cumulonimbus (awan pembawa hujan badai) secara masif di area Jabodetabek.
BMKG membagi peringatan dalam dua periode waktu berdasarkan pergerakan cuaca:
Periode 17-19 Januari 2026
Wilayah yang diprediksi diguyur hujan lebat disertai petir dan angin kencang meliputi:
- Jakarta Utara
- Jakarta Timur
- Jakarta Barat
- Jakarta Pusat
- Kabupaten Tangerang
- Kota Tangerang Selatan
- Kabupaten Bogor
- Kota Bogor
Periode 20-23 Januari 2026
Potensi hujan lebat diperkirakan akan lebih terkonsentrasi di wilayah:
- Kepulauan Seribu
- Kabupaten Bogor
Menyikapi prakiraan cuaca ekstrem, BMKG meminta masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. BMKG menekankan masyarakat menjaga keselamatan yakni dengan memantau perubahan cuaca yang dapat terjadi sangat cepat secara lokal.
BMKG juga meminta untuk menyesuaikan rencana aktivitas di luar ruangan dan hindari berkendara saat terjadi hujan badai. Siapkan langkah antisipasi terhadap potensi banjir, genangan air, pohon tumbang, hingga tanah longsor, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan.
"Masyarakat disarankan untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, seperti aplikasi InfoBMKG atau media sosial resmi BMKG lainnya," tutur BMKG.
Editor: Rizky Agustian