10 Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui dan Manfaatnya Lengkap
Besi adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui yang berasal dari bijih besi berupa campuran tanah atau pasir. Besi sendiri merupakan salah satu dari 5 hasil bumi terbesar di Indonesia.
Besi merupakan bahan pembuat baja. Baja memiliki sifat yang tahan terhadap karat, sehingga banyak digunakan untuk pembuatan peralatan medis dan dapur.
Bauksit merupakan bahan dasar dalam pembuatan aluminium. Biasanya, jenis sumber daya alam ini digunakan untuk membuat badan pesawat terbang, dan berbagai perkakas rumah tangga. Aluminium mempunyai sifat yang ringan dan tidak berkarat.
Nikel merupakan logam berwarna putih keperak-perakan dengan sedikit semburat keemasan. Sumber daya alam ini memiliki sifat yang keras dan ulet. Nikel biasanya dijadikan sebagai bahan baku pembuatan stainless steel, baterai, logam anti karat, dan lain sebagainya.
Tembaga termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui selanjutnya. Jenis logam ini biasanya hanya sedikit berada di alam. Hanya sekitar 0,1 persen dari kerak bumi. Ada pun mineral-mineral yang mengandung tembaga adalah kalkopirit (CuFeS2), khrupsocolla (CuSiO3), azanite, dan malachite (Cu(OH)2CO3).
Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui terakhir adalah material nuklir. Jika kamu pernah mendengar tentang radioaktif atau nuklir, itu semua berasal dari material nuklir/radioaktif yang bisa memancarkan sinar radioaktif, seperti gama dan alfa beta.
Itulah dia 10 sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Alam memang selalu memiliki apa yang kita butuhkan, namun alangkah baiknya untuk tidak menggunakan SDA tidak dapat diperbaharui tadi secukupnya. Semoga informasi di atas membantu!
Editor: Puti Aini Yasmin